ilustrasi/Medcom.id
ilustrasi/Medcom.id

Melerai Perang Sarung, Remaja di Pandeglang Tewas

Nasional polisi ramadan meninggal dunia remaja Ramadan 2022
Hendrik Simorangkir • 18 April 2022 15:28
Tangerang: EA, warga Mandalawangi, Pandeglang, Banten, tewas dalam perang sarung antarkampung di wilayahnya. Korban tewas terkena sabetan sarung yang terisi benda keras.
 
Kapolres Pandeglang AKBP Belny Warlanyah mengatakan perang sarung melibatkan warga Kampung Kadu Cina dan Kampung Bale Gede. Peristiwa ini terjadi pada Minggu dini hari, 17 April 2022.
 
"Anak-anak dari Kampung Kadu Cina terdesak oleh serangan dari Kampung Bale Gede, akhirnya berlari untuk bersembunyi dan mencari pertolongan dengan masuk ke dalam masjid," ujar Belny, Senin, 18 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Belny menuturkan saat anak-anak dari Kampung Kadu Cina masuk ke dalam masjid, terdapat korban EA yang sedang tadarusan. Remaja 17 tahun itu menghampiri dan melerai perang sarung tersebut.
 
"Nahas korban EA malah menjadi sasaran dan dikeroyok oleh anak-anak dari Kampung Bale Gede hingga pingsan," ucap dia.
 
Korban langsung dibawa menuju RSUD Berkah Pandeglang. Namun, pihak RSUD Berkah Pandeglang merujuk ke rumah sakit lain lantaran luka korban cukup serius.
 
"Oleh pihak keluarga, akhirnya korban dibawa ke RS Bedah Benggala Kota Serang. Sempat mendapat perawatan, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia," jelasnya.
 
Baca: Perang Sarung Bersenjata Tajam di Situbondo Memakan Korban, 1 Pemuda Terluka
 
Belny tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus yang menyebabkan hilangnya satu nyawa tersebut.
 
"Kami tengah fokus untuk segera dapat menangkap pelakunya dan memproses pidananya hingga putusan pengadilan," ucap dia.
 
Selain itu, pihaknya tengah berkoordinasi dengan para kepala desa, tokoh agama, dan unsur Forkopimda untuk mengantisipasi aksi balasan. Dia menyiagakan personel di lokasi tempat kejadian untuk memastikan kejadian itu tidak terulang.
 
"Kami meminta partisipasi aktif masyarakat bersama Polres untuk bersama melakukan preemtive strike, membubarkan kelompok remaja dan melakukan penggeledahan terhadap kerumunan remaja sehingga tidak membiarkan tawuran terjadi," jelasnya.  
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif