Petugas PT KAI melakukan kampanye dan sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api di Jember, Jatim, Rabu, 23 Maret 2022. FOTO ANTARA/HO-Humas KAI Daop 9 Jember
Petugas PT KAI melakukan kampanye dan sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api di Jember, Jatim, Rabu, 23 Maret 2022. FOTO ANTARA/HO-Humas KAI Daop 9 Jember

KAI Jember Imbau Masyarakat Waspadai 253 Perlintasan Tidak Terjaga

Antara • 27 Maret 2022 16:24
Jember: Pelaksana Harian Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, Tohari, mengimbau masyarakat mewaspadai 253 titik perlintasan tidak terjaga menjelang Lebaran 2022. Perlintasan tersebut ada di sepanjang wilayah Kabupaten Pasuruan hingga Banyuwangi, Jawa Timur.
 
"Sampai saat ini perlintasan sebidang yang dilewati kereta api di wilayah kerja Daop 9 Jember tersisa 346 titik yang terdiri atas 93 titik terjaga dan 253 titik tidak terjaga," kata Tohari di Kabupaten Jember, Minggu, 27 Maret 2022.
 
Baca: Kembali Dibuka, Ini Rute dan Harga Tiket Jalur Kereta Cibatu-Garut

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Secara rinci, perlintasan sebidang di Kabupaten Pasuruan tercatat sebanyak 17 titik terjaga dan 37 titik tidak terjaga, di Kabupaten/Kota Probolinggo yang dijaga 13 titik dan tidak terjaga 56 titik.
 
Kemudian di Kabupaten Lumajang yang dijaga 6 titik dan tidak dijaga 30 titik, di Jember yang dijaga 37 titik dan tidak terjaga 75 titik, dan di Kabupaten Banyuwangi yang di jaga 19 titik dan tidak terjaga 56 titik.
 
"Tahun ini sudah ditutup sebanyak 9 cikal bakal perlintasan liar yang tersebar di Kabupaten Jember sebanyak empat titik, Probolinggo dua titik dan Banyuwangi tiga titik," jelasnya.
 
Kendati demikian, lanjut dia, kecelakaan di perlintasan sebidang maupun di jalur KA masih saja sering terjadi karena hingga akhir Maret 2022 tercatat terjadi kecelakaan sebanyak 16 kejadian.
 
"Dengan rincian di Kabupaten Probolinggo ada 5 kejadian dengan 6 orang meninggal dunia, Lumajang 1 kejadian, Jember 4 kejadian dengan 1 orang meninggal dunia, Banyuwangi 5 kejadian dengan 2 orang meninggal dunia dan Pasuruan 1 kejadian dengan 1 orang meninggal dunia," ungkapnya.
 
Selain program peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang kereta, PT KAI Daop 9 Jember juga gencar melakukan kampanye dan sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api seperti yang dilakukan petugas beberapa hari lalu di antara Stasiun Rambipuji dan Stasiun Mangli yang merupakan perlintasan tidak terjaga.
 
"Selain kampanye membentangkan spanduk imbauan untuk disiplin berlalu lintas, kami juga membagi-bagikan stiker yang isinya merupakan gambaran dari dampak kecelakaan di perlintasan," ujar Tohari.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif