Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto. Medcom.id/Rizky Dewantara
Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto. Medcom.id/Rizky Dewantara

Ketua DPRD Kota Bogor Heran Penggunaan Bahasa Daerah Dipermasalahkan

Rizky Dewantara • 21 Januari 2022 17:17
Bogor: Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto menyayangkan sikap arogan Anggota Fraksi PDI Perjuangan Arteria Dahlan terkait pernyataan meminta petinggi Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat (Jabar) dipecat karena menggunakan Bahasa Sunda saat rapat. 
 
"Kita menyayangkan sebuah sikap dari negarawan yang 'cukup arogan'. Mudah-mudahan ini menjadi pembelajaran bagi semua, baik itu artelia Dahlan dan semua masyarakat agar bisa menghormati seluruh nilai budaya lokal di negara Indonesia, suku apa pun itu," ujar Atang saat ditemui di Masjid An-Naba Kota Bogor, Jawa Barat, Jum'at, 21 Januari 2021.
 
Ia menyebut, Indonesia tidak akan terbentuk tanpa adaanya keberagaman suku di dalamnya. Ia bisa memaafkan, namun itu menjadi pelajaran penting bagi semua masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Sanksi Peringatan Arteria Dahlan Diharapkan Menjawab Aspirasi Warga Sunda
 
Masih kata dia, selama ini banyak juga yang memakai istilah Bahasa Inggris saat rapat di DPRD atau DPR. Ia heran penggunaan bahasa daerah dipermasalahkan. Ditambah kasus tersebut sudah masuk ke dalam ranah hukum.
 
"Untuk proses hukum yang sedang dijalani Artelia Dahlan, dengan sudah adanya proses hukum yang berjalan kita hormati itu prosesnya semua, semoga ada keadilan di sana," tegasnya.
 
Atang mengaku, saat ini DPRD Kota Bogor sedang mengusulkan Raperda (rancangan peraturan daerah) tentang perlindungan Bahasa Sunda.
 
"Ini merupakan bagian dari komitmen DPRD Kota Bogor untuk melestarikan budaya, salah satunya itu bahasa. Bahasa itu identitas sebuah bangsa maka harus di lindungi," kata Atang.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif