Penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Foto: Istimewa
Penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Foto: Istimewa

Komplotan Penimbun 4 Ton BBM Bersubsidi di Nagan Raya Dibekuk

Nasional bbm langka bbm bersubsidi aceh Solar
Fajri Fatmawati • 17 April 2022 14:12
Nagan Raya: Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Nagan Raya, Aceh, meringkus empat orang terduga pelaku penimbun Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi. Aksi penggerebekan dilakukan petugas usai mengidentifikasi lokasi aktivitas tanpa izin tersebut.
 
“Para pelaku penimbunan minyak solar tersebut, dibekuk oleh petugas di empat desa dalam Kecamatan Darul Makmur, barang bukti minyak subsidi berhasil kita amankan,” kata Kasat Reskrim Polres Nagan Raya, AKP Machfud, Minggu, 17 April 2022. 
 
Adapun empat pelaku yakni, ES, 42, di TKP Desa Suka Raja, BD, 58, di TKP Suak Palembang, M, 36, Cut dan AJ, 48, di TKP Desa Gunung, namun berbeda titik letak lokasi penimbunan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Status mereka kini sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujarnya.
 
Baca: Penimbunan Solar Bersubsidi di Nagan Raya Sejak Januari
 
Barang bukti yang disita petugas dari empat lokasi tersebut, berupa 4 ton minyak solar bersubsidi, beserta drum dan jerigen kosong, yang digunakan pelaku untuk mengangkut minyak dari lokasi pembelian ke tempat penampungan, kemudian satu unit mobil pengangkut. 
 
“Ke empat terduga pelaku kini mendekam di sel tahanan mapolres dan masih diperiksa intensif oleh tim penyidik," ucapnya.
 
Atas perbuatannya keempat pelaku dikenakan pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas, dengan ancaman kurungan penjara 6 tahun dan denda maksimal 60 miliar.
 
"Kita imbau kepada masyarakat, agar tidak melakukan tindakan serupa di tengah antrean panjang yang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Umum (SPBU) demi memperoleh solar bersubsidi. Jika tidak, petugas tak akan pandang bulu, untuk mengambil upaya hukum karena sudah melanggar aturan," jelasnya.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif