Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka. Foto: Zoom
Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka. Foto: Zoom

Gibran Siap Memfasilitasi Mahasiswa UNS yang Ditangkap Polisi saat Kunjungan Presiden

Triawati Prihatsari • 16 September 2021 15:31
Solo: Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menyatakan siap memfasilitasi mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) yang ditangkap polisi saat menyampaikan aspirasi pada kunjungan Presiden Jokowi ke Solo, Senin, 13 September 2021.
 
"Saya sudah bilang ke Pak Rektor (UNS). Mahasiswa semua itu, kalau mau ketemu saya, saya siap fasilitasi. Sudah saya sampaikan itu ke Pak Rektor," paparnya, di Solo, Jawa Tengah, Kamis, 16 September 2021.
 
Sebelumnya, dia sempat enggan berkomentar terkait dengan kasus 10 mahasiswa yang ditangkap kepolisian lantaran bentangkan poster saat Presiden Jokowi tiba di UNS. Poster bertuliskan "Pak Tolong Benahi KPK" tersebut turut disita bersama para mahasiswa. 

Saat peristiwa tersebut terjadi, Gibran mengaku tidak mengetahui hal tersebut. "Apa iya ada? Ya itu ke Pak Rektor (UNS) saja," ungkapnya. 
 
Baca: Wali Kota Solo Minta TK Tidak Lakukan Home Visit
 
Sebelumnya diberitakan 10 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo diamankan petugas keamanan ketika membentangkan poster saat "menyambut" kedatangan Presiden Jokowi yang melakukan kunjungan kerjanya di kampus tersebut, Senin, 13 September 2021.
 
"Kami menyambut Pak Jokowi, beberapa teman memiliki aspirasi yang ingin disampaikan lewat poster. Tapi ternyata langsung direpresif dan teman kami ditangkap," ujar Presiden BEM UNS, Zakky Musthofa, saat dimintai konfirmasi terkait kejadian tersebut, di Solo, Jawa Tengah, Senin, 13 September 2021.
 
Menurutnya, aspirasi yang disampaikan tan-temannya saat itu tidak bernada keras dan bahkan menggunakan kata "tolong". Dia menegaskan tidak ada kata-kata provokatif maupun kata negatif dalam poster tersebut. 
 
"Teman-teman berada di luar kampus saat menyampaikan aspirasi tersebut. Karena kampus disterilkan, terus ada insiden tersebut. Teman kami ditarik dan dibawa polisi. Sepertinya mereka bukan dari Polresta setempat, kayaknya dari Paspampres," ungkapnya. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WHS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan