NEWSTICKER
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim Usai Melakukan Pertemuan Dengan Pihak Colas Rail di Balaikota Bogor, Jawa Barat. (Foto: Medcom.id/Rizky)
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim Usai Melakukan Pertemuan Dengan Pihak Colas Rail di Balaikota Bogor, Jawa Barat. (Foto: Medcom.id/Rizky)

Sanksi Berkerumun di Kota Bogor Baru Berupa Teguran

Nasional Virus Korona
Rizky Dewantara • 23 Maret 2020 16:05
Bogor: Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, belum akan menindak tegas warga yang masih kerap berkerumun di ruang publik. Penerapan sanksi masih berupa teguran.
 
"(Pelanggaran berkerumun) konsekuensinya masih bersifat teguran untuk saat ini di Kota Bogor," ujar Wakil Wali Bogor, Dedie Rachim, Senin, 23 Maret 2020.
 
Selain teguran, pihaknya juga masif memberikan imbauan kepada warga melalui Satpol PP. Termasuk kepada pemilik usaha yang belum 'merumahkan' karyawannya agar meminimalisasi aktivitas di luar ruangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Gubernur Jawa Barat (Ridwan Kamil) berharap pemberlakuan bekerja dari rumah segera diterapkan. Kecuali usaha yang bergerak di bidang pelayanan bahan pokok, makanan, obat-obatan, dan kesehatan saja," ungkap Dedie.
 
Ia menambahkan khusus bidang perbankan atau pelayanan yang mewajibkan tatap muka langsung agar dikurangi jumlahnya. "Membatasi kegiatan yang tidak prioritas seperti meminimalisasi jumlah teller serta pegawai pelayanan perbankan," imbuh Dedie.
 
Baca juga:Pemkot Bandung Batasi Penjualan Empat Komoditas
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif