ilustrasi/Medcom.id
ilustrasi/Medcom.id

2 RPH di Bandung Belum Terdampak Wabah PMK

Nasional Hewan Ternak sapi bandung Penyakit Mulut dan Kuku
Roni Kurniawan • 13 Mei 2022 12:29
Bandung: Rumah potong hewan (RPH) di Kota Bandung masih berjalan normal untuk menyembelih sapi sampai saat ini. Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) belum berdampak pada RPH.
 
Kota Bandung memiliki dua RPH yang biasa digunakan untuk menyembelih hewan ternak termasuk sapi. RPH tersebut berada di Ciroyom dan Cirangrang.
 
"Kita dua RPH, satu RPH sehari bisa sekitar 35 sampai 40 ekor sapi yang disembelih. Jadi, masih normal, belum ada dampak dari penyakit itu," kata Kepala Dispangtan Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, saat dihubungi via telepon, Jumat, 13 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menuturkan mayoritas sapi yang disembelih merupakan sapi impor. Akan tetapi, ada beberapa sapi lokal yang masuk ke Bandung, namun bukan berasal dari Jawa Timur dan Aceh yang kini tengah marak PMK.
 
Baca: Waduh! 381 Sapi di Garut Positif Penyakit Mulut dan Kuku
 
"Kalau Bandung dari Jatim itu relatif tidak ada. Dari Aceh juga sama. Karena sapi di Bandung itu impor, lokal sedikit, paling satu atau dua ekor, dan itu pun dari Lampung," ujar dia.
 
Gin Gin mengaku tetap mengantisipasi munculnya PMK pada hewan ternak di Bandung. Salah satunya, melakukan pemeriksaan secara ketat bagi sapi yang hendak masuk ke Bandung terutama yang memiliki riwayat dari Jatim dan Aceh.
 
"Yang dikhawatirkan itu perpindahan ternak teruma dari daerah PMK. Kita lakukan pemeriksaan dari administrasi, setiap sapi yang hadir harus mengantongi beberapa surat. Salah satunya surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) yang menyatakan asal ternak, usia, kondisi, dan itu harus dikeluarkan oleh dinas yang mengelola ternak dan harus dokter hewan," ungkapnya.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif