ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Sepakat PSBB, Pemkot Semarang Izinkan Warga Gelar Akad Nikah

Nasional Virus Korona PSBB pandemi covid-19 Protokol Covid-19
Mustholih • 07 Januari 2021 16:55
Semarang: Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, siap menjalankan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jawa-Bali yang sebentar lagi akan diterapkan. Warga Kota Semarang bakal dilarang melakukan kegiatan-kegiatan yang berpotensi mengundang kerumunan kecuali menggelar pernikahan.
 
"Kegiatan sosial budaya diminta dihentikan. Semua aktvitas terkait kegiatan seminar, dialog, dikskusi kita minta ditunda. Pernikahan diperbolehkan, tapi dengan SOP ketat dan pembatasan jumlah yang diundang ketat. Kami hanya izinkan prosesi akad nikah, tidak pesta nikah," kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, di Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 7 Januari 2020.
 
Baca: Malang Raya Sepakati PSBB Jawa Bali

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hendrar mengatakan Semarang siap menjalankan kebijakan Pemerintah Pusat soal PSBB. Saat PSBB mulai berlaku untuk seluruh perkantoran swasta dan negeri di Kota Semarang yang harus mewajibkan 75 persen jumlah pegawainya bekerja dari rumah.
 
"Apabila ada beberapa dinas atau bagian yang jumlah ASN atau pegawainya kurang, sehingga hingga tidak bisa 75 persen work from home, kami akan melakukan pengurangan jam kerja. Masuk pukul 08.00 sampai 14.00 WIB," jelas Hendrar.
 
Selain itu, kata Hendrar, Pemerintah Kota akan menerapkan pembatasan operasional di pusat perbelanjaan. Seluruh mal di Kota Semarang hanya boleh beroperasi hingga pukul 19.00 WIB. "Restoran, tempat hiburan, PKL kami toleransi boleh buka sampai pukul 21.00 WIB. Pembatasan kapasitas pengunjung kami ambil kebijakan maksimal 50 persen," ungkap Hendrar.
 
Adapun pekerjaan di bidang konstruksi, Pemerintah Kota masih membolehkan beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19 secara ketat. "Sedangkan tempat ibadah membatasi jemaah maskimal 50 persen," ujar Hendrar.
 
hendrar Prihadi mengatakan PSBB akan berlaku pada 11 sampai 25 Januari 2021. Ia meminta pelaku usaha bisa menaati ketentuan PSBB yang akan berlaku di Kota Semarang.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif