Makassar: Jumlah korban jiwa akibat banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan bertambah. Data Badan SAR Nasional (Basarnas) Kota Makassar, sebanyak 32 orang yang ditemukan meninggal.
"Hingga Kamis malam (kemarin), korban yang ditemukan ada sebanyak 32 orang," kata, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar, Mustari, di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 17 Juli 2020.
Mustari menjelaskan, dua korban anyar itu ditemukan di Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Luwu Utara. Keduanya ditemukan sudah tak bernyawa, tertimbun lumpur dan pasir yang terbawa banjir bandang.
Baca: 69 Orang Korban Banjir Luwu Utara Masih Dicari
Tim SAR gabungan juga masih melakukan pencarian, karena masih ada puluhan orang yang dinyatakan hilang. Data terakhir menyebutkan sebanyak 69 orang dinyatakan hilang.
"Kedua korban saat ini dibawa ke Puskesmas Radda oleh tim sar gabungan yang menemukan keduanya," jelasnya.
Ia menambahkan, selama empat hari pencarian ditemukan 1.542 orang selamat. Data Badan SAR Nasional (Basarnas) Kota Makassar mencatat ada 4.202 kepala keluarga terdampak di tiga kecamatan dan ratusan rumah warga juga rusak akibat terbawa arus air dan tertimbun lumpur. Serta sebanyak 2.000 kendaraan roda dua dan roda empat.
Makassar: Jumlah korban jiwa akibat banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan bertambah. Data Badan SAR Nasional (Basarnas) Kota Makassar, sebanyak 32 orang yang ditemukan meninggal.
"Hingga Kamis malam (kemarin), korban yang ditemukan ada sebanyak 32 orang," kata, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar, Mustari, di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 17 Juli 2020.
Mustari menjelaskan, dua korban anyar itu ditemukan di Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Luwu Utara. Keduanya ditemukan sudah tak bernyawa, tertimbun lumpur dan pasir yang terbawa banjir bandang.
Baca: 69 Orang Korban Banjir Luwu Utara Masih Dicari
Tim SAR gabungan juga masih melakukan pencarian, karena masih ada puluhan orang yang dinyatakan hilang. Data terakhir menyebutkan sebanyak 69 orang dinyatakan hilang.
"Kedua korban saat ini dibawa ke Puskesmas Radda oleh tim sar gabungan yang menemukan keduanya," jelasnya.
Ia menambahkan, selama empat hari pencarian ditemukan 1.542 orang selamat. Data Badan SAR Nasional (Basarnas) Kota Makassar mencatat ada 4.202 kepala keluarga terdampak di tiga kecamatan dan ratusan rumah warga juga rusak akibat terbawa arus air dan tertimbun lumpur. Serta sebanyak 2.000 kendaraan roda dua dan roda empat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LDS)