Kondisi perkampungan tertimbun lumpur banjir bandang di Desa Radda, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Rabu (15/7/2020). ANTARA FOTO/Moullies
Kondisi perkampungan tertimbun lumpur banjir bandang di Desa Radda, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Rabu (15/7/2020). ANTARA FOTO/Moullies

Korban Tewas Banjir Luwu Utara Menjadi 32 Orang

Muhammad Syawaluddin • 17 Juli 2020 08:35
Makassar: Jumlah korban jiwa akibat banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan bertambah. Data Badan SAR Nasional (Basarnas) Kota Makassar, sebanyak 32 orang yang ditemukan meninggal.
 
"Hingga Kamis malam (kemarin), korban yang ditemukan ada sebanyak 32 orang," kata, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar, Mustari, di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 17 Juli 2020.
 
Mustari menjelaskan, dua korban anyar itu ditemukan di Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Luwu Utara. Keduanya ditemukan sudah tak bernyawa, tertimbun lumpur dan pasir yang terbawa banjir bandang. 

Baca: 69 Orang Korban Banjir Luwu Utara Masih Dicari
 
Tim SAR gabungan juga masih melakukan pencarian, karena masih ada puluhan orang yang dinyatakan hilang. Data terakhir menyebutkan sebanyak 69 orang dinyatakan hilang. 
 
"Kedua korban saat ini dibawa ke Puskesmas Radda oleh tim sar gabungan yang menemukan keduanya," jelasnya. 
 
Ia menambahkan, selama empat hari pencarian ditemukan 1.542 orang selamat. Data Badan SAR Nasional (Basarnas) Kota Makassar mencatat ada 4.202 kepala keluarga terdampak di tiga kecamatan dan ratusan rumah warga juga rusak akibat terbawa arus air dan tertimbun lumpur. Serta sebanyak 2.000 kendaraan roda dua dan roda empat.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LDS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>