Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bandung, Rosye Arosdiani. (Foto: ANTARA/Istinewa)
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bandung, Rosye Arosdiani. (Foto: ANTARA/Istinewa)

Laju Penambahan Kasus DBD di Kota Bandung Menurun

Nasional demam berdarah
Antara • 25 Juni 2020 17:04
Bandung: Dinas Kesehatan Kota Bandung, Jawa Barat, menyatakan laju penambahan kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayahnya tahun ini lebih rendah ketimbang pada 2019.
 
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bandung, Rosye Arosdiani, mengatakan, hingga Mei 2020 sudah ada 1.748 orang yang terkena DBD. Angka itu lebih sedikit dari kasus DBD tahun lalu pada periode yang sama yakni 3.201 kasus.
 
"2019 hingga Mei (DBD) mencapai 3.201 kasus. Sekarang kita 1.748 kasus, setengahnya lebih dibandingkan tahun lalu," kata Rosye, Kamis, 25 Juni 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, angka kasus DBD setiap bulan pada tahun ini pun cenderung lebih sedikit ketimbang pada 2019. Dia mencontohkan, pada Mei 2019 kasus DBD mencapai 539, sedangkan pada Mei 2020 hanya mencapai 306 kasus.
 
Baca juga:Tanggap Darurat Covid-19 DIY Dilanjutkan Hingga Juli
 
Atau pada Januari 2019, jumlah kasus DBD sebanyak 834 kasus, sedangkan pada Januari 2020 hanya ada sebanyak 248 kasus DBD. Meski demikian, sudah ada sembilan kasus kematian akibat DBD tahun ini.
 
Menurut dia, pada 2019 memang terjadi lonjakan kasus DBD di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, faktor cuaca juga memengaruhi reproduksi nyamuk Aedes Aegypti sebagai penyebab penyakit DBD.
 
"Nyamuk itu hanya salah satu faktornya, kalau PSN (pemberantasan sarang nyamuk) berjalan dengan baik, tentu ini bisa diminimalisasi," kata dia.
 
Meski lebih rendah, Rosye mengimbau masyarakat agar lebih dini mencegah kasus DBD dengan mengaktifkan satu rumah satu jumantik (juru pemantau jentik), serta melakukan upaya PSN.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif