Suasana TPS pemilihan kepala desa Sepih warga telah membubarkan diri pasca kericuhan di lokasi TPS. MI/John Lewar
Suasana TPS pemilihan kepala desa Sepih warga telah membubarkan diri pasca kericuhan di lokasi TPS. MI/John Lewar

Bentrok Perhitungan Suara Pilkades di Manggarai Barat NTT, Sejumlah Warga Terluka

Media Indonesia • 29 September 2022 18:31
Manggarai Barat: Bentrok antar pendukung Calon Kepala Desa (Cakades) di Pilkades Desa Compang Suka Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, NTT berlangsung ricuh. Video kericuhan yang terjadi di TPS pun viral di media sosial.
 
Tampak sejumlah warga melakukan aksi tindakan kekerasan terhadap sekelompok warga di TPS Desa Compang Suka. Pelaku menyerobot masuk ke dalam ruang TPS tempat proses perhitungan
suara masih berlangsung. Suasana penyeranganpun sempat membabi buta dilakukan sekelompok warga.
 
Akibat kondisi ini proses perhitungan sempat dihentikan sementara setelah aparat Polsek kuwus IPTU Arsi Lentar dan anggotanya berhasil menangkap sejumlah pelaku. Camat Kuwus Gabriela Bagang menyebut akibat kericuhan itu sejumlah sejumlah warga mengalami luka luka luka dan dilarikan ke puskesmas setempat.
 
Baca: Polres Bantul Kerahkan Ratusan Personel Jaga Pilkades Serentak

"Para korban dilarikan ke Puskesmas Golowelu. Kasus dugaan tindakan kekerasan ini,masih didalami oleh pihak kepolisian," ujar Gabriel, Kamis sore, 29 September 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menjelaskan, tindakan kekerasan di TPS Desa Compang Suka disebabkan keributan antarsaksi cakades dengan masa pendukung salah satu calon. Aksi keributan tersebut menyebabkan proses pencoblosan dihentikan sementara 1 jam.
 
Gabriel mengaku proses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Compang Suka telah kembali normal. Sedangkan terkait tindakan kekerasan telah ditangani oleh pihak kepolisian.
 
"Sebagian korban telah keluar dari Puskesmas Golowelu. Sedangkan korban bernama Fransiskus Latong masih di rawat di Puskesmas Golowelu,"katanya.
 
Sementara itu secara terpisah Kapolsek Kuwus Iptu Arsilentar dihubungi mengaku suasana telah kembali normal dan seluruh rangkaian kegiatan telah selesai. Dan warga sudah membubarkan diri suasana telah kembali kondusif.
 
"Proses penghitungan surat suara sudah selesai dan warga pada membubarkan diri dan situasi saat ini kondusif adanya," kata Arsi.
 
(WHS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif