Jember: Legislator Partai NasDem asal Dapil Jatim IV (Jember dan Lumajang), H Charles Meikyansah, menggelar kembali sosialisasi 4 Pilar di Kabupaten Jember, pada 8 April 2021. Pertemuan kali ini menyasar kalangan milenial dan tokoh masyarakat di Kabupaten Jember.
Dalam pertemuan tersebut Charles membahas berbagai isu seperti potensi pemuda, potensi daerah Kabupaten Jember, dan persoalan sektor pertanian, serta mendorong pemuda untuk menjadi petani sukses.
"Milenial tidak perlu malu menjadi petani, jika dulu pekerjaan petani identik dengan pekerjaan tidak menjanjikan dari sisi kesejahteraan. Saat ini melalui berbagai fenomena yang ada saya melihat sektor pertanian bisa dikelola dengan cara yang baik dan potensinya sungguh luar biasa," kata Charles, Rabu, 14 April 2021.
Baca: Kolaborasi Korporasi Petani di Sukabumi Tingkatkan Produksi hingga 30%
Charles menjelaskan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi, sektor pertanian bisa menjadi potensi yang luar biasa bagi pekerjaan di masa depan. Menurutnya ada metode akuaponik, hidroponik, mina padi, bioflok untuk budidaya ikan, dan seterusnya, yang bisa dikembangkan.
Terakhir dari sisi hulu pertanian bisa dikembangkan pemasaran secara digital. Perkembangan dunia digital disebut memang seperti pedang bermata dua. Charles menyebut jika bisa dikelola dengan baik tentu manfaat baiknya bisa dioptimalkan untuk membangunan bangsa dan negara.
"Pemuda adalah daya ungkit bangsa Indonesia untuk menjadi negara yang maju dan makmur, karena itu pemuda harus berdaya saing tinggi. Tugas utama generasi saat ini tidak lain adalah membentuk generasi muda untuk siap melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan bangsa," jelas Charles.
Jember: Legislator Partai NasDem asal Dapil Jatim IV (Jember dan Lumajang), H Charles Meikyansah, menggelar kembali sosialisasi 4 Pilar di Kabupaten Jember, pada 8 April 2021. Pertemuan kali ini menyasar kalangan milenial dan tokoh masyarakat di Kabupaten Jember.
Dalam pertemuan tersebut Charles membahas berbagai isu seperti potensi pemuda, potensi daerah Kabupaten Jember, dan persoalan sektor
pertanian, serta mendorong pemuda untuk menjadi petani sukses.
"Milenial tidak perlu malu menjadi petani, jika dulu pekerjaan petani identik dengan pekerjaan tidak menjanjikan dari sisi kesejahteraan. Saat ini melalui berbagai fenomena yang ada saya melihat sektor pertanian bisa dikelola dengan cara yang baik dan potensinya sungguh luar biasa," kata Charles, Rabu, 14 April 2021.
Baca:
Kolaborasi Korporasi Petani di Sukabumi Tingkatkan Produksi hingga 30%
Charles menjelaskan dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi, sektor pertanian bisa menjadi potensi yang luar biasa bagi pekerjaan di masa depan. Menurutnya ada metode akuaponik, hidroponik, mina padi, bioflok untuk budidaya ikan, dan seterusnya, yang bisa dikembangkan.
Terakhir dari sisi hulu pertanian bisa dikembangkan pemasaran secara digital. Perkembangan dunia digital disebut memang seperti pedang bermata dua. Charles menyebut jika bisa dikelola dengan baik tentu manfaat baiknya bisa dioptimalkan untuk membangunan bangsa dan negara.
"Pemuda adalah daya ungkit bangsa Indonesia untuk menjadi negara yang maju dan makmur, karena itu pemuda harus berdaya saing tinggi. Tugas utama generasi saat ini tidak lain adalah membentuk generasi muda untuk siap melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan bangsa," jelas Charles.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)