Wakapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Dax Sianturi. (Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin)
Wakapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Dax Sianturi. (Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin)

Evakuasi Helikopter MI-17 Dimulai Besok

Nasional helikopter hilang kontak
Roylinus Ratumakin • 12 Februari 2020 18:45
Jayapura: Kodam XVII/Cenderawasih telah menetapkan titik atau lokasi yang akan dijadikan sebagai zona pendaratan personel untuk mengevakuasi korban jatuhnya Helikopter MI-17, di Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.
 
Wakil Kepala Penerangan Kodam (Wakapendam) XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Dax Sianturi mengatakan, penetapan lokasi pendaratan telah diputuskan setelah satu unit helikopter diterbangkan ke lokasi untuk melakukan pemantauan.
 
“Besok pagi kemungkinan personel akan diturunkan di zona pendaratan, tetapi kami akan melihat lagi apakah cuaca memungkinkan atau tidak,” kata Sianturi, Rabu, 12 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia melanjutkan penurunan personel akan dilakukan bertahap. Karena pihaknya hanya mengerahkan empat helikopter yang saat ini sudah berada di Kabupaten Pegunungan Bintang.
 
“Tiga (helikopter) milik TNI AD dan satunya bantuan dari Pemda setempat. Untuk proses penurunan personel ke lokasi pendaratan kami hanya punya waktu dua jam karena cuaca yang ekstrem di sana,” ujarnya.
 
Menurut Sianturi, posisi zona pendaratan harus melewati gunung dan lembah sejauh tiga kilometer. Sehingga akan butuh waktu lama menuju lokasi.
 
Ia memastikan keselamatan para personel akan menjadi prioritas utama. Pihaknya pun telah melakukan perhitungan agar para personel dapat tiba di lokasi dengan selamat untuk melakukan proses evakuasi.
 
“Faktor keselamatan para personel evakuasi yang paling utama. Besok, akan diterbangkan dua helikopter masing-masing lima personel menuju area pendaratan," pungkasnya.
 


 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif