Ilustrasi: seorang petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyapu sampah di sepanjang jalan pinggir Kali Jangkuk, Kamis (28/4-2022). (Foto: ANTARA/Nirkomala)
Ilustrasi: seorang petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyapu sampah di sepanjang jalan pinggir Kali Jangkuk, Kamis (28/4-2022). (Foto: ANTARA/Nirkomala)

Petugas Kebersihan di Mataram Akan Lembur saat Lebaran

Nasional Sampah pengelolaan sampah Lebaran 2022
Antara • 28 April 2022 17:02
Mataram: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, melemburkan sejumlah petugas kebersihan saat hari Lebaran Idulfitri 1443 Hijriah.
 
"Khusus di hari Lebaran, petugas kebersihan kami lemburkan, sebab sampah di Kota Mataram harus tetap ditangani saat hari raya nanti," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram HM Kemal Islam di Mataram, Kamis, 28 April 2022.
 
Menurutnya, saat hari Lebaran petugas kebersihan tetap melaksanakan tugasnya menyapu ruas jalan di kota itu, terutama petugas yang bertugas membersihkan jalan protokol dan jalan utama di Kota Mataram.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mereka yang bertugas pada hari lebaran, nanti kita berikan uang lembur," ujarnya.
 
Akan tetapi, lanjut Kemal, pihaknya tidak memaksa petugas untuk bekerja di hari Lebaran. Karenanya, dia sudah menyampaikan informasi dan menawarkan petugas kebersihan uang lembur.
 
Baca juga: Hingga H-5 Lebaran, 306.898 Pemudik Menyeberang Via Pelabuhan Merak
 
Dari pengalaman tahun lalu, petugas kebersihan cukup banyak yang bersedia di hari Lebaran dan tahun ini juga tidak jauh berbeda dengan sebelumnya.
 
"Banyak kok petugas yang masuk di hari Lebaran melaksanakan tugasnya. Apalagi dapat uang lembur," terang dia.
 
Sementara di hari kedua Lebaran, lanjutnya, petugas kebersihan kembali bekerja seperti biasa karena lembur diterapkan hanya pada hari Lebaran.
 
"Setelah hari lebaran mereka kerja normal, sebab kita kontrak mereka per hari. Mereka ini rata-rata tenaga kontrak, makanya di hari lebaran kita tawarkan mereka lembur."
 
Menyinggung tentang volume sampah, Kemal menyampaikan DLH sedang berupaya untuk mengurangi sampah dengan diolah dan dimanfaatkan. Salah satunya, pemilahan sampah organik dengan pengembangan maggot yang saat ini sedang disiapkan di TPST Kebon Talo.
 
Baca juga: One Way dari KM 47 Karawang Mulai Berlaku Pukul 17.00 WIB
 
"Sedangkan untuk sampah-sampah plastik kami pilah juga, agar volume sampah yang dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kebon Kongok, Kabupaten Lombok Barat, bisa berkurang secara bertahap," katanya.
 
Lebih jauh Kemal mengatakan, program pemilahan sampah di tingkat lingkungan dinilai efektif mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA.
 
"Hasil evaluasi pembuangan sampah ke TPA, saya melihat terjadi penurunan dari 200 ton per hari sekarang bisa 180 ton per hari," jelasnya.
 
Menurutnya, penurunan volume sampah harian itu dipengaruhi beberapa hal, yakni program pemilahan sampah dari rumah tangga yang sudah gencar mulai membuahkan hasil dan jumlah produksi sampah yang menurun karena penurunan aktivitas masyarakat.
 
"Tapi saya lebih melihat pemilahan sampah di tingkat lingkungan yang sudah mulai maksimal," tutup dia.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif