Erupsi Gunung Anak Krakatau. (AFP PHOTO/PVMBG/Ronald Siagian)
Erupsi Gunung Anak Krakatau. (AFP PHOTO/PVMBG/Ronald Siagian)

Populer Daerah: Tiket Bus Naik 3 Kali Lipat Hingga Erupsi Anak Krakatau Berpotensi Tsunami

Nasional Mudik Lebaran Erupsi Gunung Gunung Anak Krakatau BMKG Berita Terpopuler Daerah Berita Populer Berita Populer Daerah Lebaran 2022 Mudik 2022
Medcom • 28 April 2022 07:51
Tangerang: Harga tiket bus jelang puncak arus mudik Lebaran 2022, meningkat tajam di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, Banten, Kenaikan tersebut terjadi hingga tiga kali lipat dari harga normal untuk bus antarkota.
 
Salah satu penumpang bus du Terminal Poris Plawad, Suparmi mengatakan, dirinya membeli tiket bus tujuan ke Wonogiri sebesar Rp470 ribu. 
 
"Naik harganya bisa sampai tiga kali lipat. Biasanya saya beli harganya Rp180 ribu, sekarang jadi Rp470 ribu," ujarnya, Rabu, 27 April 2022.
 
Selain harga yang meningkat, Suparmi mengaku, dirinya mengalami kesulitan untuk membeli tiket di saat ini. Kesulitan itu, lanjutnya, terjadi pada pembelian dengan mendaftar secara daring.
 
"Saya kesusahan untuk belinya, enggak ngerti saya beli online. Cukup lama juga sih tadi belinya, beruntung tadi sempat dibantu petugasnya," katanya. 
 
Baca juga: Arus Mudik di Ajibarang Banyumas Masih Landai
 
Salah satu pegawai agen bus yang ada di Terminal Poris Plawad, Subandi menjelaskan, adanya kenaikan tiket itu menjadi hal yang biasa terjadi mendekati lebaran. Tapi, kata Subandi, dirinya tidak tahu persis faktor penyebab adanya kenaikan harga tersebut.
 
"Saya hanya pegawai, yang menentukan harga kan dari pengusaha bus. Tapi emang setiap kelas harganya berbeda-beda. Mulai dari paling murah Patas AC hingga yang Super Eksekutif," kata Subandi.
 
Sementara, menurut Kepala Terminal Poris Plawad Alwien Athena Alwie, pihaknya tidak bisa menahan kenaikan harga tiket tersebut. Kenaikan tiket bus terjadi bertahap. 
 
"Di Terminal Poris Plawad naiknya bertahap, enggak langsung. Menyesuaikan. Tarif itu tergantung dari perusahaan bus masing-masing. Kalau yang saya pantau sampai saat ini, terjadi kenaikan," singkat Alwien.
 
Artikel terkait kenaikan harga tiket bus menjadi berita paling banyak dibaca di Kanal Daerah Medcom.id. Berita lain yang juga banyak dibaca terkait kapasitas kapal di Sumenep overload.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemudik tujuan Kepulauan Sumenep yang berangkat dari Pelabuhan Kalianget membludak meski armada kapal dan jadwal perjalanan mudik gratis telah ditambah. Sejumlah pemudik bahkan tidak dapat terangkut karena kapal penuh atau overload.
 
Ratusan pemudik tampak berdesakan di pintu masuk dermaga Pelabuhan Kalianget untuk berebut masuk ke kapal demi mudik gratis yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep. Pembludakan penumpang membuat pemerintah kabupaten menambahkan armada kapal serta jadwal perjalanan mudik gratis. Namun, sejumlah pemudik tetap tidak terangkut.
 
“Pelayaran tujuan ke Pulau Sapudi tadi sudah diberangkatkan dengan penumpang kurang lebih sekitar 270-an. Itupun tadi banyak yang tidak terangkut karena sudah melebih kapasitas kapal,” ujar Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kalianget, Tarto, dalam tayangan Headline News di Metro TV, Rabu, 27 April 2022.
 
Selain kepadatan penumpang, terjadi pula kepadatan kendaraan pemudik terutama kendaraan sepeda motor. Dengan adanya program mudik gratis ini para pemudik mengaku merasa terbantu untuk kembali ke kampung halaman. Mereka berharap perjalanan kembali saat arus balik nanti juga digratiskan.
 
Berita selanjutnya yang juga paling banyak dibaca terkait status Gunung Anak Krakatau.
 
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, mengimbau masyarakat pesisir pantai mewaspadai erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK). Lantaran  aktivitas vulkanis itu berpotensi menimbulkan bencana tsunami.
 
"Meski pantai selatan Lebak begitu jauh dengan pantai kawasan Pandeglang, namun tetap warga waspada," kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Lebak Agus Reza Faisal, di Lebak, Rabu, 27 April 2022 .
 
Peringatan kewaspadaan itu, setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis potensi tsunami atau gelombang tinggi akibat aktivitas vulkanis erupsi Gunung Anak Krakatau. Aktivitas Gunung Anak Krakatau telah dinaikkan menjadi status Siaga Level II, sebelumnya berstatus Waspada Level III pada 24 April 2022.
 
"Kita harus siap siaga karena pesisir selatan Lebak juga masuk zona merah potensi tsunami," tegas dia. 
 
Menurut dia, BPBD Lebak terus berkoordinasi dengan BMKG dan PVMBG untuk mendapatkan informasi terkait kegempaan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Masyarakat pesisir selatan Lebak juga diimbau tetap tenang menghadapi erupsi kegempaan Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Lampung Selatan, Lampung.
 
"Kami minta warga tidak mudah menerima berita hoaks," pinta dia. 
 
Baca:SAR Banten Bersiaga Antisipasi Erupsi Anak Krakatau
 
Ia mengungkap peringatan kewaspadaan potensi tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau juga terjadi pada 2018. Sehingga masyarakat harus mewaspadai karena khawatir kembali serupa terulang.
 
Masyarakat pesisir selatan Lebak diimbau dapat melakukan mitigasi dari sekarang. Selain itu BPBD Lebak sudah membangun lokasi-lokasi evakuasi dan titik tempat kumpul yang aman dari bencana tsunami.
 
"Kami minta warga pesisir waspada untuk mengurangi risiko kebencanaan," jelas dia
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif