Kwitansi parkir senilai Rp350 ribu yang ramai di media sosial. Foto: istimewa
Kwitansi parkir senilai Rp350 ribu yang ramai di media sosial. Foto: istimewa

Klarifikasi Pengunggah Kuitansi Parkir Bertarif Rp350 di Yogyakarta

Ahmad Mustaqim • 20 Januari 2022 23:03
Yogyakarta: Media sosial diramaikan dengan parkir bus bertarif Rp350 ribu dalam beberap jam. Bus tersebut parkir di belakang Hotel Premium Zuri atau beberapa ratus meter dari kawasan Malioboro.
 
Pemilik akun media sosial facebook bernama Kasri Stone Dakon yang mengunggah kuitansi itu. Pihaknya kemudian memberikan klarifikasi pada Kamis, 20 Januari 2022.
 
"Assalamukalaikum. Saya Kasri yang memosting masalah parkir 350K. Yang nggak bermaksud menjelekkan nama baik siapa pun," tulis Kasri membuka klarifikasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Parkir Rp350 Ribu di Yogyakarta, Begini Komentar Dishub
 
Akun tersebut kemudian menjelaskan dirinya merupakan warga Malang yang berwisata ke Yogyakarta. Destinasi yang dikunjungi yakni Pantai Indrayanti, Heha Sky (Gunungkidul), Puncak Becici (Bantul), dan berakhir wisata di Malioboro (Kota Yogyakarta).
 
Ia mengutarakan awalnya tak ada masalah saat rombongan datang bersama. Saat itu tarif parkir disebut berkisar Rp20 ribu sampai Rp50 ribu. Saat selesai wisata di Malioboro dan membeli oleh-oleh, pihaknya membayar parkir lewat kru bus.
 
"Dan kami terkejut tertera di kuitansi Rp350 (ribu) untuk 2 bis. Kami minta ke crew bis minta konfirmasi benar apa nggaknya. Dan kami dapat lagi kuitansi tapi dengan keterangan 1 bis, tapi nominal tetap sama. Karena kami sudah capek ya sudahlah, kami beri uang tertera di kuitansi (Rp)350 (ribu)," tulisnya.
 
Menurutnya tujuan mengunggah ke media sosial agar kejadian itu tidak terulang atau kembali dialami pihak lain. Ia menyarankan agar ada keterbukaan pihak pengelola parkir termasuk ada permintaan nominal dari pihak tertentu.
 
"Jangan saling menyalahkan pihak parkir, bilang crew minta di-mark up. Kenapa beliaunya sendiri tanda tangan dan stempel pula. Kalau memang salah harusnya di kuitansi ke 2 terbilang (Rp)175 (ribu) utk 1 bis dan itu tetap tertulis (Rp)350 (ribu) utk 1 bis," lanjutnya.
 
Ia berharap pengelola parkir dan bus tak saling menyalahkan. Menurut dia apapun tindakan yang akan diambil harus dipikirkan lebih dulu.
 
"Demikian klarifikasi saya. postingan yang awal saya hapus kalau masih ada pertanyaan atau ganjalan bisa langsung inbox saya. Semoga jadi pembelajaran kita semua. Jangan kerja sama untuk keburukan. Dan perkara ini tak terjadi lagi di wisata yang sekelas Yogjakarta. Sekali lagi saya mohon maaf sudah buat kegaduhan seperti ini," ujarnya.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif