Warga beraktivitas di Jalan Raya Bungkul, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor sebelum pandemi COVID-19. (ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)
Warga beraktivitas di Jalan Raya Bungkul, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor sebelum pandemi COVID-19. (ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)

Hari Bebas Kendaraan di Surabaya Diadakan Lagi

Antara • 28 Oktober 2021 10:23
Surabaya: Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, berencana menggelar kembali kegiatan Hari Bebas Kendaraan mulai November 2021, dengan menerapkan pembatasan untuk mencegah penularan covid-19.
 
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya Suharto Wardoyo mengatakan pada tahap awal kegiatan Hari Bebas Kendaraan atau Car Free Day (CFD) bakal digelar 7 November 2021 di kawasan Jalan Kembang Jepun.
 
"Pada kawasan tersebut juga sudah dilakukan asesmen oleh Satgas Covid-19 Surabaya," kata Suharto Wardoyo, yang biasa disapa Anang, Kamis, 28 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Anang menjelaskan, kawasan Jalan Kembang Jepun dipilih sebagai lokasi kegiatan Hari Bebas Kendaraan dengan beberapa pertimbangan, di antaranya penyekatan dan pengawasan lebih mudah dilakukan di kawasan tersebut.
 
Baca juga: Tangsel Waspadai 30 Titik Rawan Banjir
 
"Jadi tidak terlalu banyak jalannya, hanya ada dua, sehingga kita siapkan aplikasi PeduliLindungi, dan masyarakat yang masuk area itu harus sudah melaksanakan vaksin dua kali," katanya.
 
Ia mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan Hari Bebas Kendaraan akan dipantau oleh petugas pemerintah, termasuk petugas Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja, serta aparat kecamatan dan kelurahan.
 
Anang menyebut pemerintah kota juga mempertimbangkan pelaksanaan kegiatan Hari Bebas Kendaraan di area selain kawasan Jalan Kembang Jepun.
 
"Kami juga tunggu asesmen dulu apakah CFD juga bisa dilakukan di lokasi-lokasi yang lain," katanya.
 
Baca juga: Berita Populer Daerah: Parkir Indomaret Gratis di Bekasi Hingga Sukamawati Resmi Peluk Agama Hindu
 
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebelumnya mengatakan pemerintah kota tengah mematangkan standar operasional prosedur pelaksanaan kegiatan pada Hari Bebas Kendaraan.
 
"CFD insyaallah masih dihitung (teknisnya) bersama teman-teman, tapi dengan batasan-batasan, sehingga tidak dibuka los (bebas)," ujarnya.
 
Ia mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan pada Hari Bebas Kendaraan tentunya harus disesuaikan dengan standar protokol kesehatan.
 
"Misalnya berapa jumlah pengunjung CFD nanti. Terus di ujung-ujung (jalan) ada yang menjaga berapa orang, dan yang penting ada PeduliLindungi saat masuk ke CFD-nya. Itu yang kita lakukan dan kita sedang diskusikan dengan teman-teman," katanya.
 
"Kita mulai menggerakkan menuju new normal (normal baru), tapi tidak euforia yang berlebihan,"imbuh dia.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif