Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo

Lahan Milik Pemkot Solo Dilepas ke 3 Partai

Nasional BPK aset negara
Triawati Prihatsari • 24 Agustus 2020 19:57
Solo: Pemkot Solo membebaskan tiga lahan miliknya untuk digunakan sebagai kantor partai politik (parpol). Hal itu dilakukan atas desakan tertib administrasi, yakni lahan tersebut telah digunakan sebagai kantor oleh tiga parpol sejak puluhan tahun.
 
"Sampai saat ini statusnya masih HP Pemkot. Saya minta agar dilepas dan dihibahkan pada PPP, Golkar dan PDI yang sekarang adalah PDIP. Biar statusnya lebih jelas, tiga parpol itu kan sebelumnya diberi fasilitas negara dan sampai sekarang masih dimanfaatkan," urai Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, di Solo, Senin, 24 Agustus 2020.
 
Tiga lahan tersebut masing-masing terletak di Semanggi Kecamatan Pasar Kliwon untuk Kantor PPP, di Punggawan Kecamatan Banjarsari untuk Partai Golkar, serta di Brengosan Kecamatan Laweyan untuk Kantor PDIP. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Kementerian/Lembaga Tak Boleh Lagi Gunakan Rekening Pribadi
 
Dari ketiga lahan tersebut, lahan yang ditempati sebagai Kantor Partai Golkar merupakan lahan paling luas. Disusul lahan yang ditempati PPP dengan ukuran lebih kecil.
 
"Yang paling kecil ya kantor PDI, lha dulu nomor 3. Selain kecil, lokasinya juga dekat dengan makam. Tapi tetap dimanfaatkan dengan baik," imbuh Rudy.
 
Dia mengaku, desakan untuk menghibahkan lahan yang digunakan partai politik tersebut bertujuan untuk ketertiban administrasi. Karena selama ini terdapat beberapa temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pembayaran PBB aset pemkot yang tidak diperuntukkan bagi pemkot.
 
"Dari pada mendatangkan masalah di kemudian hari, lebih baik dilepas. Peruntukannya juga jelas, bagi masyarakat," katanya. 
 
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Solo, Yosca Herman Sudrajat, mengakui pihaknya tengah melakukan penataan aset Pemkot.
 
"Masih banyak aset yang digunakan oleh instansi atau perorangan. Sebisa mungkin tahun ini diselesaikan," terangnya. 
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif