Tiga warga terluka akibat tertimpa material longsor di Desa Keang dan Desa Uhaimate Kecamatan Kalukku, Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat, 1 Juli 2022. ANTARA Foto/M Faisal Hanapi
Tiga warga terluka akibat tertimpa material longsor di Desa Keang dan Desa Uhaimate Kecamatan Kalukku, Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat, 1 Juli 2022. ANTARA Foto/M Faisal Hanapi

2 Warga Meninggal dan 6 Desa di Mamasa Terisolasi Akibat Longsor

Deny Irwanto • 01 Juli 2022 15:23
Mamasa: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamasa bersama tim gabungan menemukan dua warga dalam kondisi meninggal akibat tanah longsor pada Kamis, 30 Juni 2022. 
 
Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan selain korban meninggal, tercatat 1 orang luka berat dan 2 orang luka ringan.
 
"Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.20 WITA setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah sekitar dan kondisi struktur tanah yang labil. Kejadian ini menyebabkan enam desa terisolir karena akses jalan mengalami longsor yakni Desa Gandangdewata, Desa Peu, Desa Saluleang, Desa Tabulahan, Desa Periangan, dan Desa Salubakka," kata Muhari dalam keterangan pers, Jumat, 1 Juli 2022.
 
Baca: Korban Banjir Bandang di Pamijahan dan Leuwiliang Dapat Bantuan Rp500 Juta

Dia menjelaskan lokasi terdampak jauh dari pusat kota dan akses jalan menuju lokasi tertutup material longsor menjadi kendala dalam penanganan darurat. Akses jaringan telekomunikasi juga terganggu sehingga menyulitkan untuk koordinasi dan komunikasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sementara kami hubungi ke lokasi yang terisolir dan tidak memiliki jaringan komunikasi HP," jelas Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Mamasa, Pasamboan Pangloli.
 
Pengerahan alat berat juga dilakukan untuk pembersihan material longsor dan upaya pembukaan jalan menuju desa terisolir. Upaya pemenuhan kebutuhan dasar kepada warga juga tengah dilakukan seperti penyaluran bantuan sembako.
 
BPBD bersama Tim gabungan terus berupaya melakukan penanganan darurat di lokasi terdampak guna menemukan kemungkinan adanya korban jiwa lainnya. Pendataan dan monitoring juga dilakukan petugas untuk mendapatkan informasi terkini dari lapangan.
 
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG esok hari wilayah Mamasa masih berpotensi turun hujan pada siang dan malam hari. Merujuk informasi tersebut, BNPB mengimbau kepada seluruh komponen pemangku kebijakan di daerah dan masyarakat agar dapat mengantisipasi adanya potensi bencana susulan yang dapat dipicu oleh faktor cuaca.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif