Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan.
Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan.

KPK Hormati Putusan MA Pangkas Hukuman Idrus Marham

Nasional Korupsi PLTU Riau-1
Daviq Umar Al Faruq • 04 Desember 2019 15:22
Malang: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku kecewa atas putusan Mahkamah Agung (MA) yang memangkas hukuman terdakwa kasus dugaan suap PLTU Riau-1, Idrus Marham. Hukuman Idrus dipangkas menjadi dua tahun oleh majelis hakim kasasi.
 
"Kalau ditanya, ya kita kecewa. Ya tapi tidak harus bagaimana. Kita menghormati apapun yang diputuskan oleh pak hakim," kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan di Malang, Jawa Timur, Rabu 4 Desember 2019.
 
Basaria menjelaskan KPK hanya bertugas melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Sehingga dia mengaku KPK tidak bisa mencampuri putusan MA.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita ada peyelidikan, ada penyidikan, ada peradilan. Idealnya kita tidak harus mencampuri urusan itu. Apapun putusannya. Kan kita juga tidak bisa membantah putusan yang mereka (keluarkan)," imbuhnya.
 
Vonis mantan Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham dipangkas dari lima tahun menjadi dua tahun penjara. Mahkamah Agung (MA) mengabulkan kasasi yang diajukan Idrus dalam kasus suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1.
 
Putusan dengan nomor register 3681 K/PID.SUS/2019 itu diketok palu, Senin, 2 Desember 2019. Vonis diberikan hakim agung Krisna Harahap, Abdul Latief, dan Suhadi.

 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif