Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (baju merah). (Istimewa)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (baju merah). (Istimewa)

Ganjar: Tuku Lemah Oleh Omah Bisa Jadi Solusi Bantu Korban Bencana

Lukman Diah Sari • 25 November 2022 21:15
Surakarta: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan program Tuku Lemah Oleh Omah (Beli Tanah Dapat Rumah) terus berjalan. Menurut dia, program itu bisa direplikasi dalam situasi kebencanaan dan menjadi solusi bagi korban bencana.
 
"Masih kita jalankan. Justru sekarang kita coba replikasi untuk kondisi-kondisi yang sekarang ini banyak bencana. Kemarin beberapa sudah jadi dan kemudian kita mau coba replikasi lagi model-model ini," jelas Ganjar usai membuka Musyarawah Nasional XIX Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) di Surakarta, Jawa Tengah, Jumat, 25 November 2022.
 
Ganjar mengungkap di Brebes ada 32 keluarga yang terdampak banjir Sungai Kalikeruh, sehingga bisa mengadopsi program itu. Selain itu, program Tuku Lemah Oleh Omah telah dirasakan warga di Kota Magelang. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sehingga kalau kemudian, maaf, yang menjadi korban bencana harus pindah dan mereka punya tanah sebenarnya kita bisa membantu rumahnya," kata Ganjar.
 

Baca: Ridwan Kamil Kirim ASN ke Jepang Belajar Mitigasi Bencana

Ganjar menilai cara ini bisa jadi solusi dalam kondisi kebencanaan seperti. Di sisi lain, juga bisa dikerjasamakan dengan pemerintah desa atau pengembang dan menggandeng sumber dana lainnya.
 
"Jadi mereka bisa beli tanah dan rumahnya dari kita dan itu akan sangat membantu. Sekali lagi dalam kondisi bencana itu penting," jelas dia.
 
Ganjar mengatakan program ini akan digencarkan lagi pada 2023. Sehingga target yang belum terpenuhi pada tahun ini bisa dikebut tahun depan.
 
"Sehingga dengan cara itu, kebutuhan hidupnya bisa bagus, lingkungannya terjaga. Perumahannya ada dan kemudian menjadi semacam townhouse kecil di antara mereka," ungkap dia.

Baca: Suasana Haru Salat Jumat Pertama Pascagempa Pengungsi Korban Gempa Cianjur


Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jateng Arif Djatmiko menuturkan bahwa program bantuan Tuku Lemah Oleh Omah mulai dilaksanakan sejak 2020. Jumlah unit diproyeksi terus bertambah.
 
"Di tahun  2020 ada 200 unit, 2021 ada 186 unit. Dan tahun 2022 kita bangun 253 unit. Rencananya di tahun 2023 kita akan bangun 615 unit," ungkap dia.

 
(LDS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif