Suasana Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan. Dokumentasi/ Istimewa
Suasana Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan. Dokumentasi/ Istimewa

Jumlah Penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin Naik 28%

Nasional Mudik Lebaran Penerbangan Idulfitri 1443 Lebaran 2022
Muhammad Syawaluddin • 22 April 2022 15:07
Makassar: Jumlah penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pada periode April sebanyak 93.356 orang. Angka itu naik signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.
 
Stakeholder Relation Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Iwan Risdianto, mengatakan kenaikan jumlah penumpang pada periode April tersebut lantaran beberapa hari lagi memasuki lebaran 1443 Hijriah.
 
"Jumlah penumpang naik sebesar 28 persen. Hal itu karena saat ini sudah banyak yang mudik," kata Iwan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 22 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Daop 6 Yogyakarta Pastikan Kesiapan Operasional Angkutan Lebaran 2022
 
Iwan menjelaskan tahun ini para penumpang lebih banyak memilih mudik ke kampung halaman lebih awal. Selain karena imbauan dari pemerintah, banyaknya penumpang yang berdesakan saat H-3 sampai H-1 lebaran 1443 Hijriah.
 
"Banyak yang memilih lebih awal (mudik). Itu juga kan imbauan pemerintah pusat," jelasnya.
 
Iwan juga mengungkapkan kenaikan jumlah penumpang yang ada di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin itu dibarengi dengan kenaikan jumlah pergerakan pesawat yang mencapai 833 pergerakan. Angka itu naik 2,9 persen dari tahun sebelumnya yang hanya 809 pergerakan.
 
"Kargo naik 8,6 persen. Di April ini sudah ada 1.159 ton, di tahun sebelumnya hanya 1.067 ton," ungkapnya.
 
Sebelumnya General Manager Bandara Sultan Hasanuddin, Wahyudi, mengatakan periode Ramadan dan Idulfitri tahun ini menggunakan aturan baru. Aturan itu tertuang Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 36 Tahun 2022 tentang syarat tentang Petunjuk Perjalanan Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19.
 
Wahyudi menjelaskan dalam aturan tersebut pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) dengan vaksin Dldosis 1 wajib menunjukkan hasil RT PCR yang berlaku selama tiga hari. PPDN dengan Vaksin Dosis 2 wajib menunjukkan hasil RT PCR berlaku 3x24 jam atau RT Antigen berlaku 1x24 jam.
 
"PPDN dengan Vaksin Dosis 3 (Booster) tidak perlu menunjukkan hasil RT PCR," ungkapnya.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif