Timika: Polda Papua segera mengambil tindakan tegas terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menakuti warga kawasan Banti dan kampung sekitar Kota Tembagapura. Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw, mengatakan pihaknya akan bekerjasama dengan TNI untuk membuat situasi kembali kondusif.
"Kehadiran KKB sangat menakutkan bagi warga masyarakat di Kampung Kimbeli, Banti, Utikini, dan beberapa kampung sekitarnya. Ini sudah jelas bahwa perbuatan mereka sangat menakutkan bagi warganya sendiri," kata Paulus di Timika, Senin, 9 Maret 2020.
Baca: Situasi Kota Tembagapura Diharap Segera Normal
Paulus meminta aparat gabungan TNI-Polri juga menghadang KKB agar tidak masuk ke wilayah pertambangan PT Freeport Indonesia. Paulus juga meminta anggota di lapangan melindungi warga dari serangan KKB tersebut.
"Kepada seluruh satuan pengamanan untuk fokus menangani kelompok ini. Semua harus bersinergi untuk membatasi atau menghadang mereka agar tidak masuk ke areal PT Freeport Indonesia," jelas Paulus.
Baca: KKB Paksa Ratusan Warga Kimbeli Tembagapura Tinggalkan Kampung
Sebelumnya Kapolda Papua bersama Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen Herman Asaribab, meninjau sejumlah satuan pengamanan yang berada di area PT Freeport Indonesia di Distrik Tembagapura, Sabtu, 7 Maret 2020.
Keduanya meminta semua satuan pengamanan dari TNI-Polri bersinergi dan memberikan pengamanan kepada masyarakat yang diteror oleh KKB.
Herman Asaribab mengatakan meskipun pengamanan PT Freeport Indonesia kini dilakukan oleh aparat kepolisian, namun TNI juga ikut membantu pengamanan terutama menghadapi kelompok yang berseberangan dengan ideologi NKRI itu.
Timika: Polda Papua segera mengambil tindakan tegas terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menakuti warga kawasan Banti dan kampung sekitar Kota Tembagapura. Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw, mengatakan pihaknya akan bekerjasama dengan TNI untuk membuat situasi kembali kondusif.
"Kehadiran KKB sangat menakutkan bagi warga masyarakat di Kampung Kimbeli, Banti, Utikini, dan beberapa kampung sekitarnya. Ini sudah jelas bahwa perbuatan mereka sangat menakutkan bagi warganya sendiri," kata Paulus di Timika, Senin, 9 Maret 2020.
Baca:
Situasi Kota Tembagapura Diharap Segera Normal
Paulus meminta aparat gabungan TNI-Polri juga menghadang KKB agar tidak masuk ke wilayah pertambangan PT Freeport Indonesia. Paulus juga meminta anggota di lapangan melindungi warga dari serangan KKB tersebut.
"Kepada seluruh satuan pengamanan untuk fokus menangani kelompok ini. Semua harus bersinergi untuk membatasi atau menghadang mereka agar tidak masuk ke areal PT Freeport Indonesia," jelas Paulus.
Baca:
KKB Paksa Ratusan Warga Kimbeli Tembagapura Tinggalkan Kampung
Sebelumnya Kapolda Papua bersama Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen Herman Asaribab, meninjau sejumlah satuan pengamanan yang berada di area PT Freeport Indonesia di Distrik Tembagapura, Sabtu, 7 Maret 2020.
Keduanya meminta semua satuan pengamanan dari TNI-Polri bersinergi dan memberikan pengamanan kepada masyarakat yang diteror oleh KKB.
Herman Asaribab mengatakan meskipun pengamanan PT Freeport Indonesia kini dilakukan oleh aparat kepolisian, namun TNI juga ikut membantu pengamanan terutama menghadapi kelompok yang berseberangan dengan ideologi NKRI itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)