Bandung: Pemerintah Kota Bandung akhirnya menggelar rapid test (tes cepat) di Balai Kota Bandung, Sabtu, 4 April 2020. Pelaksanaan rapid test sebelumnya digelar di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) namun tertunda karena ada penolakan dari warga.
"Hari ini kita di Kota Bandung tempatnya di balai kota kita sedang mengadakan rapid test," ujar Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Sabtu, 4 April 2020.
Oded menuturkan, hari ini sebanyak 300 warga akan melakukan rapid test yang terbagi dua tempat di Balai Kota Bandung dan area Gedung Sate. Secara keseluruhan warga yang telah mendafatar untuk mengikuti rapid test sebanyak 2.800 yang akan diuji secara bertahap.
"700 kita bagikan ke rumah sakit, dan 2.100 disini dan Gedung Sate. Kita akan laksanakan sampai beres," ujar Oded.
Baca: 8 Positif Covid-19 di Lamongan Peserta Calon Petugas Haji
Pemkot Bandung sebelumnya menyiapkan tempat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk pelaksanaan rapipd test namun mendapat penolakan warga. Lokasi dipindah ke Stadion Si Jalak Harupat, namun urung terlaksana karena minim persiapan.
"Ya kita melihat di Balai Kota ini tempat terbuka dan cukup persentatif jauh dari pemukiman masyarakat," tegas Oded.
Sementara itu berdasarkan pantauan Medcom.id, pelakasanaan rapid test dilakukan dengan sistem drive thru atau warga diperiksa di dalam kendaaraan tanpa harus turun kecuali yang menggunakan sepeda motor. Petugas pun mengambil sampel darah warga dari salah satu tangan yang dikeluarkan melalui jendela kendaraan.
Bandung: Pemerintah Kota Bandung akhirnya menggelar rapid test (tes cepat) di Balai Kota Bandung, Sabtu, 4 April 2020. Pelaksanaan rapid test sebelumnya digelar di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) namun tertunda karena ada penolakan dari warga.
"Hari ini kita di Kota Bandung tempatnya di balai kota kita sedang mengadakan rapid test," ujar Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Sabtu, 4 April 2020.
Oded menuturkan, hari ini sebanyak 300 warga akan melakukan rapid test yang terbagi dua tempat di Balai Kota Bandung dan area Gedung Sate. Secara keseluruhan warga yang telah mendafatar untuk mengikuti rapid test sebanyak 2.800 yang akan diuji secara bertahap.
"700 kita bagikan ke rumah sakit, dan 2.100 disini dan Gedung Sate. Kita akan laksanakan sampai beres," ujar Oded.
Baca:
8 Positif Covid-19 di Lamongan Peserta Calon Petugas Haji
Pemkot Bandung sebelumnya menyiapkan tempat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk pelaksanaan rapipd test namun mendapat penolakan warga. Lokasi dipindah ke Stadion Si Jalak Harupat, namun urung terlaksana karena minim persiapan.
"Ya kita melihat di Balai Kota ini tempat terbuka dan cukup persentatif jauh dari pemukiman masyarakat," tegas Oded.
Sementara itu berdasarkan pantauan
Medcom.id, pelakasanaan rapid test dilakukan dengan sistem
drive thru atau warga diperiksa di dalam kendaaraan tanpa harus turun kecuali yang menggunakan sepeda motor. Petugas pun mengambil sampel darah warga dari salah satu tangan yang dikeluarkan melalui jendela kendaraan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WHS)