Ilustrasi--Sejumlah orang yang ditangkap aparat dalam demonstrasi tolak UU Omnibus Law Ciptaker di Yogyakarta. (Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim)
Ilustrasi--Sejumlah orang yang ditangkap aparat dalam demonstrasi tolak UU Omnibus Law Ciptaker di Yogyakarta. (Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim)

5 Pedemo di Kalbar Reaktif Covid-19, 2 Positif Pakai Ganja

Nasional Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja UU Ciptaker dan pemerintahan daerah
Antara • 09 Oktober 2020 09:05
Pontianak: Sebanyak lima pedemo yang melakukan aksi anarkistis hingga ricuh di depan Gedung DPRD Kalimantan Barat, Kamis, 8 Oktober 2020, reaktif covid-19 berdasarkan tes cepat. Sedangkan dua orang lainnya positif menggunakan narkoba jenis ganja.
 
"Dari sebanyak 35 orang yang ditangkap, sebanyak 26 orang oleh Polda Kalbar, dan sembilan orang oleh Polresta Pontianak. Lima orang hasil tes cepatnya reaktif covid-19 dan dua lagi positif narkoba jenis ganja," kata Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Donny Charles Go, Jumat, 9 Oktober 2020.
 
Dia menjelaskan, para pedemo tersebut diamankan lebih dulu, sementara untuk proses tes usap bagi yang reaktif masih menunggu koordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 provinsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Sri Sultan Akan Sampaikan Aspirasi Buruh ke Jokowi
 
"Kami imbau kepada mahasiswa atau masyarakat agar tidak terpancing oleh isu-isu provokatif. Silakan gunakan jalur judicial review untuk menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja, bukan dengan cara membuat kericuhan yang hanya merugikan semua pihak," ujarnya.
 
Menurut Donny, pihaknya tidak menginginkan unjuk rasa, karena bisa berdampak atau menimbulkan klaster baru penyebaran covid-19 di Kota Pontianak, dan Kalbar umumnya. Kendati demikian ia mengimbau, jika aksi tetap dilaksanakan, pengunjuk rasa harus mematuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan menjaga jarak guna menghindari penyebaran covid-19.
 
"Boleh-boleh saja menyampaikan aspirasi, asalkan bijaksana, tidak dengan kekerasan, serta tidak mudah terprovokasi, dan yang paling penting tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan jaga jarak," jelasnya.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif