Ilustrasi penanganan pasien positif covid-19 di Wisma Atlet Jakarta - - Foto: Antara/ M Agung Rajasa
Ilustrasi penanganan pasien positif covid-19 di Wisma Atlet Jakarta - - Foto: Antara/ M Agung Rajasa

Puluhan Dokter dan Perawat di RSHS Bandung Terpapar Covid-19

Roni Kurniawan • 15 Februari 2022 13:32
Bandung: Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, Jawa Barat, mengonfirmasi sebanyak 77 dokter serta 57 perawat terpapar covid-19 hingga 15 Februari 2022. Para tenaga medis itu tengah menjalani isolasi mandiri.
 
Menurut Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang RSHS Bandung, Yana Akhmad Supriatna, sebelumnya dilakukan swab PCR terhadap 523 dokter dan 440 perawat sejak Januari 2022.
 
"Data kami sampai dengan kemarin, telah kami periksa dokter-dokter sebanyak 523 ini memang cukup besar ada 77 orang positif (covid-19), perawat yang sudah diperiksa itu 440 dan 57 orang positif (covid-19)," ujar Yana, di RSHS Bandung, Selasa, 15 Februari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain nakes, lanjut Yana, sebanyak 18 orang tenaga penunjang di RSHS Bandung juga dinyatakan positif covid-19 berdasarkan hasil pelacakan. Mereka juga tengah melakukan isolasi mandiri lantaran tanpa gejala.
 
Baca juga: Pendistribusian Dana Seroja di Kabupaten/Kota NTT Diminta Dipercepat
 
"Pada umumnya OTG dan (gejala) ringan saja, artinya (cukup) dengan menjalani isoman," terang dia.
 
Yana memastikan, pelayanan di RSHS Bandung berjalan normal. Hingga kini, rumah sakit belum merekrut nakes tambahan.
 
"Pelayanan tetap berjalan, artinya nakes-nakes kami berusaha melakukan relokasi seara internal. Jadi kami belum melakukan perekrutan dan insyaallah langkah-langkah itu terus kami lakukan," bebernya.
 
Kendati demikian, jika jumlah nakes yang terpapar terus mengalami peningkatan, RSHS Bandung akan melakukan perekrutan agar pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan maksimal.
 
"Persiapan untuk perekrutan kalau sewaktu-waktu (nakes terpapar covid-19) melonjak. Kami akan berkoordinasi dan mengomunikasikannya dengan Kementerian Kesehatan maupun di internal kami," jelas Yana.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif