Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di Madiun. (Foto: Medcom.id/Amaluddin)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di Madiun. (Foto: Medcom.id/Amaluddin)

700 KK Terdampak Tanah Ambles Sungai Jompo Jember

Nasional tanah ambles bangunan ambruk
Amaluddin • 03 Maret 2020 16:35
Surabaya: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut sekitar 700 kepala keluarga (KK) terdampak tanah ambles di Sungai Jompo, Jalan Sultan Agung, Kabupaten Jember. Ia pun meminta pemerintah setempat lekas bertindak.
 
"Saya minta disegerakan dikirim ekskavator untuk mengantisipasi banjir," ujar Khofifah, Selasa, 3 Maret 2020.
 
Khofifah mengaku telah meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Bina Marga, dan dinas terkait segera melakukan penanganan. Mulai dari mengangkat reruntuhan ruko yang ambruk ke sungai hingga rehabilitasi bantaran kali.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Pemprov Jatim juga berkoordinasi dengan BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional) untuk memperhitungkan kapasitas jalan jika dilalui alat berat. Sebab, di bawah Jalan Sultan Agung terdapat pipa PDAM yang memasok air ke sekitar 3.000 kepala keluarga.
 
"Kalau pipa itu pecah, warga yang teraliri PDAM akan terdampak," jelasnya.
 
Menurut Khofifah ruko yang ambles di bantaran Sungai Jompo tanggung jawab bersama. Area Sungai Jompo merupakan kewenangan provinsi sedangkan jalan yang ambles merupakan jalan nasional di bawah tanggungan BBPJN.
 
"Sementara izin (bangunan) dari Pemkab Jember," kata dia.
 
Baca juga:Bangunan di Bantaran Sungai Jompo Diminta Dibongkar
 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif