Network Operation Center Palapa Barat di Natuna yang menjadi pusat pengaturan jaringan tulang punggung Palapa Ring (Foto:Medcom.id/Surya Perkasa)
Network Operation Center Palapa Barat di Natuna yang menjadi pusat pengaturan jaringan tulang punggung Palapa Ring (Foto:Medcom.id/Surya Perkasa)

10 Tahun Lalu, Warga Natuna Mau Kirim SMS Saja Susah

Nasional Merdeka di Perbatasan BAKTI
Surya Perkasa • 20 September 2018 11:07
Ranai: "Sebelum ada WiFi, masyarakat sulit konek (terkoneksi) ke internet. Karena kalau bergantung ke sinyal seluler, tersendat-sendat."
 
Pengakuan salah satu warga Natuna ini memang benar adanya. Tim Medcom.id merasakan jaringan telekomunikasi seluler di Kabupaten Natuna yang berada di daerah terluar Indonesia kerap naik turun.
 
Kondisi saat ini sudah jauh lebih baik berdasarkan pengakuan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Natuna Raja Darmika.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau mau jujur, lima hingga sepuluh tahun yang lalu, warga di sini harus gantung handphone di pohon kalau mau kirim SMS (pesan pendek). Kalau enggak begitu, enggak terkirim (SMS-nya)," kata Raja saat bertemu Medcom.id di kawasan Masjid Agung Natuna, Ranai, Kabupaten Natuna, beberapa waktu lalu.
 
Ada juga cerita warga yang harus meletakkan gawainya di atas meja. Jika dipindah, sinyal hilang. "Akhirnya, itu HP (handphone) didiamkan saja di meja. Kalau mau telepon, bukan HP yang dibawa. Tapi orangnya mendekat," kata dia.
 
10 Tahun Lalu, Warga Natuna Mau Kirim SMS Saja Susah
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Natuna Raja Darmika (Foto:Medcom.id/Surya Perkasa)
 
Sangat beruntung, kata Raja, pemerintah pusat melalui BAKTI (Badan Aksesebilitas Telekomunikasi dan Informatika) menggelar Palapa Ring Barat. Natuna yang dahulu seolah berada di kawasan gelap internet, kini mulai mendapatkan akses jaringan internet.
 
Proyek Palapa Ring ini diyakini memberikan manfaat besar untuk mendukung jaringan telekomunikasi tetap dan seluler. Hal ini juga memacu layanan-layanan berbasis teknologi seperti pendidikan jarak jauh (tele-edukasi), konsultasi medis jarak jauh (tele-kesehatan), pemanfaatan e-government, akses internet, serta siaran televisi ke berbagai pelosok Nusantara.
 
Palapa Ring Barat, salah satu paket pengerjaan proyek besar telekomunikasi Indonesia, menjangkau wilayah Riau dan Kepulauan Riau hingga Pulau Natuna dengan total panjang kabel serat optik sekitar 2 ribu kilometer. "Itu salah satu strategi telekomunikasi di Natuna agar kualitasnya bisa menyamai kota-kota besar," kata dia.
 

Menjadi Kawasan Strategis
 
Raja menyebut perairan Natuna mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Semua berawal dari peristiwa penangkapan kapal ikan ilegal oleh negara tetangga yang digagalkan penjaga pantai.
 
Presiden Joko Widodo kemudian memberikan perhatian serius kepada Natuna. "Natuna menjadi topik pembahasan dalam rapat terbatas. Akhirnya, Natuna mendapat perhatian pemerintah pusat," kata dia.
 
Presiden kemudian menetapkan lima prioritas pembangunan prioritas Natuna, yakni pariwisata, kelautan dan perikanan, perhutanan, sektor minyak dan gas, serta lingkungan hidup.
 
Seluruh kementerian dan lembaga juga semakin memperbanyak program agar kedaulatan Natuna terjaga. Beberapa lokasi di Natuna dibangun infrastruktur pertahanan.
 
Sektor telekomunikasi menjadi salah satu perhatian karena selama ini Natuna selalu terkendala masalah jarak. Raja menyebut provider (penyedia jasa) seluler semakin tertarik dengan Natuna sejak kehadiran Palapa Ring Barat karena modal mereka bisa ditekan."Karena pemerintah sudah menyediakan backbone (tulang punggung) jaringan lewat pemasangan fiber optik," kata dia.
 
Semakin diperhatikannya Natuna, terutamadari segi kualitas sinyal, ternyata mampu mengubah tatanan sosial dan ekonomi di garis depan Indonesia ini.
 
10 Tahun Lalu, Warga Natuna Mau Kirim SMS Saja Susah
Rumah apung di Natuna (Foto:Medcom.id/Surya Perkasa)
 
Masyarakat semakin mudah mengakses informasi. Bahkan, sebagian masyarakat mulai memanfaatkan internet untuk bertransaksi online. "Misalnya sang bapak berjualan ikan. Anak-anaknya tinggal cekrek-cekrek (foto-foto), kemudian dipampang harga di situs online. Nanti orang pesannya lewat laman komentar," kata dia.
 
Saat berbincang, telepon genggam Raja berdering. Bupati Hamid Rizal mengetahui kedatangan Tim Medcom.id yang tengah mengunjungi Natuna. Hamid sebagai 'tuan rumah' di Natuna pun mengajak bertemu.
 

Berharap Provider Masuk
 
Kami kemudian membuat janji untuk bertemu dengan Hamid Rizal di kawasan Tourist Information Center (TIC) Natuna. Sekitar pukul 08.00 WIB, Hamid datang.
 
Saat saya akan bersalaman dengan Hamid, anak-anak menyelak ingin lebih dulu mencium tangan Bupati berusia 66 tahun ini. Hamid pun meminta tolong kepada Tim Medcom.id untuk memotret dirinya bersama anak-anak.
 
10 Tahun Lalu, Warga Natuna Mau Kirim SMS Saja Susah
Bupati Natuna Hamid Rizal (Foto:Medcom.id/Surya Perkasa)
 
Tim Medcom.id akhirnya bisa mengobrol banyak dengan Hamid. Mulai dari kernas, makanan khas Natuna dari tepung kanji dan tongkol, hingga obrolan seputar politik.
 
Kami pun bertanya soal sinyal di Natuna. Dia mengakui sinyal di Natuna perlu diperkuat. "Pertama, karena Natuna itu kawasan strategis nasional," kata Hamid. Natuna, lanjut dia, berada di daerah perbatasan dan kawasan terluar Indonesia. Perlu jaringan telekomunikasi yang kuat untuk menjaga kedaulatan Natuna.
 
Kualitas telekomunikasi harus diperbaiki, kata Hamid, agar masyarakat Natuna tetap merasa bagian dari Indonesia. "Kita berharap seluruh provider yang ada di Indonesia ikut serta dalam meningkatkan kualitas komunikasi Natuna," kata dia.
 
Dia berharap jaringan telekomunikasi di Natuna bisa semakin merata. Tidak hanya soal memerdekakan warga soal sinyal, tetapi juga untuk menjaga kedaulatan Indonesia.
 
"Coba pikir kalau misal Pulau Laut (pulau paling utara di Natuna) diserang. Sinyal tak ada. Selesai diserang, telepon atau SMS baru masuk. Bisa habis kita," kata dia.
 
Bersambung (Seri 3 dari 5)
 

(ROS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif