Menteri BUMN bertemu dengan Komunitas Bahasa Jawa Serang di Banten. Istimewa
Menteri BUMN bertemu dengan Komunitas Bahasa Jawa Serang di Banten. Istimewa

Erick Thohir Apresiasi Anak Muda Gaungkan Kelestarian Bahasa Daerah

Nasional banten Kementerian BUMN Erick Thohir Bahasa daerah
Whisnu Mardiansyah • 11 Mei 2022 20:00
Serang: Menteri BUMN Erick Thohir bertemu dengan Komunitas Bahasa Jawa Serang (BJS) di Serang, Banten. Erick mengapresiasi gerakan komunitas BJS yang menjaga kelestarian bahasa daerah atau bahasa ibu agar tidak hilang. 
 
"Dan promosi itu orangnya mendapat persepsinya tapi belum tentu hatinya kena. Tapi kalau pergerakan itu biasanya memang tidak secepat sama promosi, tapi hatinya kena dan itu akan terus membesar. Itu yang jadi utama sekarang," kata Erick di Kafe Umakita, Kota Serang, Rabu, 11 Mei 2022.
 
Erick melanjutkan gerakan anak muda seperti komunitas BJS perlu digalakkan dan diperbanyak. Gerakan positif ini jangan hanya bersuara lantang di media sosial, tetapi juga wujud nyata dalam aksinya, semisal gerakan untuk melestarikan bahasa daerah aatau bahasa ibu ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dan kadang-kadang kita sekarang dengan di dunia sosial media itukan lebih banyak akhirnya promosinya, bukan movement-nya, bukan pergerakannya. Hal-hal ini memang menjadi keseimbangan yang mesti di jaga,"tambahnya. 
 
Sebagai komunitas yang bergerak dalam melestarikan bahasa Jawa Serang dan budaya Serang, dalam kesempatan itu, komunitas BJS menjamu Erick Thohir makan siang dengan makanan khas Serang.  Makanan yang disajikan di antaranya rabeg, sate bandeng, kulit tangkil, bontot, bekakak ayam, dan lain lain. 
 
Baca: Menteri BUMN: Kebudayaan Fondasi untuk Negara Maju
 
Erick pun diperkenalkan dengan sejumlah makanan khas Serang yang telah dihidangkan di meja sambil diperkenalkan kosa kata bahasa Jawa Serang oleh salah satu anggota BJS yakni Rambo Banten. 
 
Pendiri BJS TB Fauzi yang kerap disapa Qizink mengungkapkan kegiatan BJS tidak hanya melestarikan bahasa namun juga dalam pergerakan sosial dan kebudayaan. 
 
"Komunitas BJS ini berasal dari komunitas di dunia maya di group facebook tapi berkegiatan di dunia nyata dengan kegiatan sosial. Kami kerja sama dengan Pokja Relawan Banten sudah memiliki rumah singgah untuk membantu Pasian yang hendak dirujuk ke Jakarta. Tak hanya memfasilitasi, tapi juga mendampingi pasien," ujar Qizink.
 
Qizing menyebut, dalam pelestarian bahasa daerah, Komunitas BJS ikut mendorong agar bahasa Jawa Serang diajarkan di sekolah. Selain itu memperkenalkan Bahasa Jawa Serang melalui berbagai media, seperti buku dan film. 
 
"Terakhir Komunitas BJS dilibatkan sebagai coach dialect dalam produksi film Yuni. Film Yuni yang sebagian besar dialognya menggunakan Bahasa Jawa Serang meraih banyak penghargaan di tingkat nasional dan internasional," ujarnya. 
 
Dalam acara, anggota Komunitas BJS Ade Ubaidil menulis novel Yuni yang telah diadaptasi dari film tersebut. Ade Ubaidil menyerahkan langsung buku novelnya kepada Erick Thohir.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif