Tabrakan antara kereta api dan odong-odong di di Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang.
Tabrakan antara kereta api dan odong-odong di di Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang.

Korban Luka Akibat Tabrakan KA dengan Odong-odong Menjadi 22 Orang

Hendrik Simorangkir • 26 Juli 2022 19:17
Tangerang: Korban luka akibat tabrakan kereta api dengan odong-odong yang terjadi di perlintasan kereta tanpa palang pintu di Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten bertambah. Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga mengatakan korban sebelumnya dari 10 menjadi 22 orang.
 
"Jadi total penumpang ada 22 orang. Korban luka berat ada 7 orang dan 15 penumpang luka ringan. Semuanya dirawat di Rumah Sakit Hermina Ciruas," ujar Shinto, Selasa, 26 Juli 2022.
 
Menurut Shinto, dari 22 penumpang yang mengalami luka berat dan ringan itu, 7 orang dewasa dan sisanya adalah anak di bawah umur. Seluruh korban luka merupakan warga Kampung Cibetik RT 10, RW 03 Kelurahan, Pengampelan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang.

"Bahkan ada satu anak di bawah umur bernama Putri Keyla Septiana sedang menjalani operasi di Rumah Sakit Hermina Ciruas," ucap dia.
 
Baca: Penumpang Sempat Tegur Sopir Odong-Odong sebelum Melintas Rel Kereta
 
Sementara, Kapolres Serang AKBP Yudha Satria, menjelaskan akibat dari kecelakaan odong-odong ini menyebabkan tiga anak dan enam orang dewasa tewas. 
 
"Odong-odong yang berisi 31 penumpang tersebut terpental dan sebagian bodinya hancur, untuk data sementara akibat kecelakaan tersebut 7 luka berat, 15 luka ringan dirawat di RS Hermina dan 9 orang dilaporkan meninggal dunia saat ini di RSUD Drajat Prawiranegara," jelas Yudha.
 
Yudha menambahkan saat ini pihaknya telah menahan pengemudi odong-odong untuk dimintai keterangan dalam rangka penyelidikan serta akan melakukan olah TKP bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Banten. 
 
"Pengemudi odong-odong berinisial JL, 27, sudah diamankan untuk dimintai keterangan dalam rangka penyelidikan serta akan melakukan upaya menggunakan TAA (traffic accident analysis) dalam mengungkap perkara kecelakaan ini," kata Yudha.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(NUR)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>