Makassar: Korban jiwa akibat banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara terus bertambah. Dari data Badan Sar Nasional (Basarnas) Kota Makassar hingga saat ini sudah ada sebanyak 21 orang yang ditemukan dalam keadaan meninggal.
"Sore ini tim sar gabungan berhasil menemukan dua korban," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar, Mustari, di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 15 Juli 2020.
Baca: Pasien Positif di Solo Bertambah 29 Dalam Sehari
Ia mengatakan dua korban banjir bandang di Luwu Utara itu ditemukan di Desa Radda, Kecamatan Baebunta. Salah satunya adalah kakek berusia 70 tahun, sementara yang lainnya masih dalam identifikasi.
Dengan ditemukannya dua orang ini, total Tim SAR gabungan yang ada di Luwu Utara telah menemukan lima korban jiwa pada hari ini. "Satu anak perempuan belum teridentifikasi dan satu laki-laki di identifikasi sebagai kakek umur 70 tahun," jelasnya.
Tiga korban yang sebelumnya juga ditemukan di Desa Radda, Kecamatan Baebunta, satu korban diidentifikasi bernama Marwiah dua lainnya masih dalam proses identifikasi oleh tim di rumah sakit tempat korban dievakuasi.
Dengan ditemukannya dua orang ini, menambah daftar panjang korban banjir bandang yang disebabkan meluapnya beberapa sungai dengan membawa material lumpur, pasir, hingga batang pohon dan kayu.
Hingga saat ini, Tim SAR gabungan juga masih terus melakukan pencarian korban, dari informasi yang diperoleh masih ada puluhan warga dinyatakan hilang dalam banjir bandang pada Senin, 13 Juli 2020 itu.
Selain itu dari data Basarnas Kota Makassar ada sebanyak 4.202 kepala keluarga terkena dampak di tiga kecamatan. Ratusan rumah warga juga rusak akibat terbawa arus air dan tertimbun lumpur. Serta sebanyak 2.000 kendaraan roda dua dan roda empat. Dengan kerugian ditaksir hingga miliaran rupiah.
Tim juga menurunkan alat berat untuk melakukan pembersihan lumpur dan pasir yang menimbun rumah warga dan jalan. Alat berat diturunkan bahkan sejak sehari setelah banjir bandang usai, dan hingga saat ini masih terus standby.
Makassar: Korban jiwa akibat banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara terus bertambah. Dari data Badan Sar Nasional (Basarnas) Kota Makassar hingga saat ini sudah ada sebanyak 21 orang yang ditemukan dalam keadaan meninggal.
"Sore ini tim sar gabungan berhasil menemukan dua korban," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar, Mustari, di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 15 Juli 2020.
Baca:
Pasien Positif di Solo Bertambah 29 Dalam Sehari
Ia mengatakan dua korban banjir bandang di Luwu Utara itu ditemukan di Desa Radda, Kecamatan Baebunta. Salah satunya adalah kakek berusia 70 tahun, sementara yang lainnya masih dalam identifikasi.
Dengan ditemukannya dua orang ini, total Tim SAR gabungan yang ada di Luwu Utara telah menemukan lima korban jiwa pada hari ini. "Satu anak perempuan belum teridentifikasi dan satu laki-laki di identifikasi sebagai kakek umur 70 tahun," jelasnya.
Tiga korban yang sebelumnya juga ditemukan di Desa Radda, Kecamatan Baebunta, satu korban diidentifikasi bernama Marwiah dua lainnya masih dalam proses identifikasi oleh tim di rumah sakit tempat korban dievakuasi.
Dengan ditemukannya dua orang ini, menambah daftar panjang korban banjir bandang yang disebabkan meluapnya beberapa sungai dengan membawa material lumpur, pasir, hingga batang pohon dan kayu.
Hingga saat ini, Tim SAR gabungan juga masih terus melakukan pencarian korban, dari informasi yang diperoleh masih ada puluhan warga dinyatakan hilang dalam banjir bandang pada Senin, 13 Juli 2020 itu.
Selain itu dari data Basarnas Kota Makassar ada sebanyak 4.202 kepala keluarga terkena dampak di tiga kecamatan. Ratusan rumah warga juga rusak akibat terbawa arus air dan tertimbun lumpur. Serta sebanyak 2.000 kendaraan roda dua dan roda empat. Dengan kerugian ditaksir hingga miliaran rupiah.
Tim juga menurunkan alat berat untuk melakukan pembersihan lumpur dan pasir yang menimbun rumah warga dan jalan. Alat berat diturunkan bahkan sejak sehari setelah banjir bandang usai, dan hingga saat ini masih terus standby.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)