Sejumlah umat Buddha dan wisatawan saat proses penerbangan lampion pada perayaan peringatan Tri Suci Waisak 2566 BE/2022 M di Candi Borobudur Magelang. Medcom.id/Mustaqim
Sejumlah umat Buddha dan wisatawan saat proses penerbangan lampion pada perayaan peringatan Tri Suci Waisak 2566 BE/2022 M di Candi Borobudur Magelang. Medcom.id/Mustaqim

Sandiaga Sebut Waisak Momentum Kebangkitan Ekonomi Nasional

Ahmad Mustaqim • 17 Mei 2022 09:21
Magelang: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno, menyebut peringatan Tri Suci Waisak 2566 BE/2022 M menimbulkan dampak ekonomi besar. Sandiaga menyebut berbagai sektor ekonomi di sekitar kawasan Candi Magelang Jawa Tengah kian berputar.
 
"Hotel-hotel semua penuh. Restoran-restoran semua terpenuhi. UMKM laku jualannya," kata Sandiaga pada seremonial peringatan peringatan Tri Suci Waisak 2566 BE/2022 M di kawasan Candi Magelang, Jawa Tengah, Senin malam, 16 Mei 2022.
 
Baca: Rayakan Waisak, Lampion Diterbangkan dari Candi Borobudur

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sandiaga berkaca pada ramainya umat Buddha yang hadir menghadiri perayaan Waisak. Selain itu acara tersebut juga diikuti ribuan wisatawan.
 
Misalnya wisatawan dibolehkan terlibat menerbangkan lampion. Sementara wisatawan lain yang tak terlibat menerbangkan lampion berwisata dan mengabadikan berbagai momen Waisak, termasuk penerbangan lampion.
 
"Waisak jadi momentum kebangkitan ekonomi nasional. Membuka lapangan kerja, terutama ekonomi kreatif," jelas Sandiaga.
 
Ia mengatakan hal itu yang menjadi salah satu dasar kawasan Candi Borobudur jadi destinasi wisata prioritas untuk dikembangkan. Saat ini berbagai infrastruktur pendukung wisata di sekitar Candi Borobudur masih dijalankan.
 
Selain itu Sandiaga menyebut pengembangan ekonomi masih penuh tantangan. Usai dihantam pandemi covid-19, upaya bangkit para pelaku ekonomi tak langsung bisa serempak. Ia mengajak masyarakat, khususnya pelaku ekonomi bergandengan tangan agar bisa bangkit.
 
"Pesan saya, jangan hanya jadi rombongan yang lihat-lihat saja tapi jadilah rombongan yang juga membeli produk-produk. Kita harus tiga G; Gercep atau gerak cepat, Geber atau gerak bersama; dan Gaspol, garap semua potensi untuk lapangan kerja," ungkapnya
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif