Ilustrasi - Medcom.id.
Ilustrasi - Medcom.id.

Konflik Bupati dan Wabup Aceh Tengah Sudah Menahun

Nasional pembunuhan
Fajri Fatmawati • 15 Mei 2020 17:36
Banda Aceh: Wakil Bupati (Wabup) Aceh Tengah, Firdaus, menyatakan konflik dirinya dengan Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar, sudah terjadi sejak sekitar dua tahun lalu. Firdaus mengeklaim komitmen keduanya seakan diabaikan oleh Shabela.
 
"Sebenarnya sudah lama konflik ini sekitar dua tahun, karena komitmen kita di antaranya pelimpahan wewenang yang sebagian dijanjikan sama saya artinya untuk Satuan Kerja Pemerintah Kabupaten (SKPK) untuk disini sebagian dinas dilimpahkan ke Wakil Bupati," kata Firdaus saat dikonfirmasi Medcom.id, Jumat, 15 Mei 2020.
 
Baca: Bupati Aceh Tengah Diancam Dibunuh Wakilnya

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Firdaus mengaku setelah terpilih tidak ada satupun pelimpahan yang diterimanya. Kemudian terkait dengan pembahasan masalah anggaran juga tidak diikutsertakan.
 
"Ya bagimana, saya tidak tahu masalah anggaran. kalau ada orang nanya bagaimana anggaran di daerah saya, ya kita tidak tahu dan tidak tanggungjawab karena tidak dilibatkan dalam pembahasan anggaran," jelas Firdaus.
 
Firdaus juga mengungkapkan masalah administrasi juga dirinya kerap tidak dilibatkan. Atas sejumlah permasalahan tersebut, Firdaus mengaku emosi dan meluapkannya dengan perkataan kasar terhadap Shabela.
 
"Kata-kata saya emang kasar saat itu, jadi mungkin karena sudah lama dongkol, kemarin saya emosional secara spontan dan tidak terkontrol karena sudah lama sekali terpendam," ungkap Firdaus.
 
Selaku Wakil Bupati, Firdaus mengaku sadar akan porsinya sebagai bawahan. Namun dia meminta agar dilibatkan dan dihargai agar tidak merasa tersingkirkan.
 
"Umpamanya ada masalah pembahasan anggaran ya tolong diikutkan, setidaknya kita taulah ada pembahasan. Itu kan suatu penghargaan juga," beber Firdaus.
 
Jika kasus tersebut diteruskan ke jalur hukum maka firdaus juga akan melaporkan balik Shabela. Namun jika masalah diselesaikan secara kekeluargaan, dia juga bersedia.
 
"Akan kita selesaikan dengan cara baik-baik. Perintah dalam agama kita kan juga begitu, dan di kehidupan ini juga kalau bisa jangan ada permusuhan saya ingin perbanyak teman bukan perbanyak musuh," pungkas Firdaus.
 

(DEN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif