Ilustrasi penumpang di Bandara Soekarno-Hatta - - Foto: Medcom/ Hendrik Simorangkir.
Ilustrasi penumpang di Bandara Soekarno-Hatta - - Foto: Medcom/ Hendrik Simorangkir.

Kasus WN India Kabur Karantina Masuk Tahap Penyidikan

Nasional bandara soetta karantina mandiri pandemi covid-19 Protokol Covid-19
Hendrik Simorangkir • 27 Mei 2021 12:23
Tangerang: Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) memulai penyidikan kasus tindak pidana karantina yang terjadi beberapa waktu lalu. 13 orang sudah ditetapkan tersangka yaitu tujuh warga negara asing (WNA) asal India dan enam orang warga Indonesia karena tidak mengikuti proses karantina.
 
"Kasus karantina tersebut, SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) sudah dikirim ke Kejari (Kejaksaan Negeri) Kota Tangerang," kata Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Alexander Yurikho, Kamis, 27 Mei 2021.
 
Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Kota Tangerang, Dapot Dariarma, mengatakan pihaknya telah menerima SPDP tersebut. "SPDP sudah kita terima, berkas perkara sudah kita terima, sekarang kita sedang membuat petunjuk terkait perkara tersebut," jelasnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para tersangka akan disangkakan Pasal 93 Jo Pasal 9 ayat (1) UU No. 6 Th. 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan/atau Pasal 14 ayat (1) UU No. 14 Th. 1984 tentang Wabah Penyakit Menular. Ancaman hukuman satu tahun penjara.
 
Baca: 5 WN India yang Lolos Karantina Ditangkap
 
Sebelumnya lima WNA asal India berinisial SR, KM, SD, CM, dan PN dibekuk Polres Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Kelimanya ditangkap lantaran tidak mengikuti proses karantina ketika tiba di Indonesia. 
 
"Iya kelimanya ditangkap dan telah dijadikan tersangka terkait proses karantina kesehatan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes, Yusri Yunus, Rabu, 28 April 2021.
 
Yusri mengatakan mereka datang dari India menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dengan menggunakan pesawat Air Asia nomor penerbangan QZ 988 pada Rabu, 21 April 2021. Kelimanya ditangkap di tempat berbeda pada tanggal yang sama saat turun ke Bandara Soekarno-Hatta. 
 
"Jadi saat mereka turun dari pesawat, ada WNI yang memang membantunya agar bisa lolos dari karantina kesehatan itu," katanya. 
 
Saat ini, Yusri menambahkan, pihaknya masih mencari dua tersangka lagi yang masih buron. "Ada tujuh WNA, lima sudah ditangkap dan dua WNA lagi masih dilakukan pencarian," terang dia. 
 
(SYN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif