Bea Cukai Tarakan bersama Tim Patroli Laut Jaring Wallacea dan Tim Brantas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara. Istimewa
Bea Cukai Tarakan bersama Tim Patroli Laut Jaring Wallacea dan Tim Brantas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara. Istimewa

Bea Cukai Tarakan dan BNNP Gagalkan Penyelundupan 1 Kg Sabu dari Malaysia

Nasional sabu bnnp bea cukai
Al Abrar • 09 November 2020 15:33
Tarakan: Bea Cukai Tarakan bersama Tim Patroli Laut Jaring Wallacea dan Tim Brantas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara mengagalkan penyelundupan narkoba di Tanjung Keramat, Tarakan, Senin, 2 November 2020. Dua pelaku ditangkap dan methamphetamine seberat 1 kilogram disita.
 
Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC), Minhajuddin Napsah menerangkan uapaya pengagalan berdasarkan laporan masyarakat. Laporan itu mengenai adanya pengiriman narkoba jenis methamphetamine berasal dari Tawau, Malaysia dengan tujuan Tarakan. 
 
"Tim dibagi menjadi tim darat dan tim speed surveillance yang didukung oleh Tim Patroli Laut Jaring Wallacea melalui kapal patroli BC 30006 yang kemudian bergerak melakukan operasi pengejaran target menuju Tambak yang berlokasi di Tanjung Keramat, Kalimantan Utara menggunakan speed surveillance," kata Minhajuddin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Minhajuddin mengatakan, petugas kemudian menangkap dua orang berinisial S dan PK dengan barang bukti 1004,27 gram methamphetamine.
 
Bea Cukai kemudian menindaklanjuti dengan menyerahkan barang bukti dan tersangka ke BNNP Kaltara dan berkoordinasi dengan Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil DJBC Kalimantan Bagian Timur beserta Tim Patroli Laut Jaring Wallacea BC 30006 untuk dibawa menuju Pelabuhan Malundung, Tarakan.
 
Baca: Kejari Tangsel Musnahkan Barang Bukti 190 Kasus Kejahatan
 
Minhajuddin mengatakan pengawasan dan penindakan yang dilakukan Bea Cukai tidak akan berjalan dengan baik tanpa sinergi yang kuat antara instansi terkait dan juga lapisan masyarakat Indonesia, demi mencegah masuknya peredaran barang ilegal yang dapat merusak moral bangsa.
 
“Dalam melaksanakan tugas negara di masa new normal pandemi covid-19, tentunya Bea Cukai hadir untuk melindungi masyarakat Indonesia dari buruknya pengaruh narkoba dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan physical distancing melalui penggunaan masker dan menjaga jarak,” kata Minhajudin.

 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif