Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

Wali Kota Surabaya Naikkan Biaya Operasional RT-RW

Nasional Pemerintah Daerah pelayanan publik
Amaluddin • 08 April 2021 10:54
Surabaya: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menaikkan biaya operasional untuk RT RW serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), guna memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.
 
"Jika ini sudah jalan saya yakin Surabaya lebih cepat lagi dalam memberikan pelayanan publik. Saya berikan kepercayaan kepada RT, RW, dan LPMK untuk sama-sama kita libatkan dalam menjaga dan memberikan pelayanan kepada warga. Jadi dari warga untuk warga pula," kata Eri, di Surabaya, Kamis, 8 April 2021.
 
Eri mengatakan program pelayanan publik itu diantaranya seperti pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), akta kematian, dan surat pindah. Selain agar pelayanan masyarakat bisa cepat dan mudah, hubungan antarwarga pun bisa lebih baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sebab pemerintah di tingkat kelurahan merupakan ujung tombak dalam sektor pembangunan. Jadi mereka yang paling dekat dengan warga," katanya.
 
Baca juga: Premium Masih Dijual, Ahok: Masih Ada Daerah Yang Butuh
 
Eri mengatakan bila program itu dilakukan optimal, ia tak segan untuk menaikkan lagi biaya operasional wilayah. Termasuk jika ditemukan kelalaian, akan ada sanksi bagi pemangku jabatan.
 
“Sebenarnya ini kan seperti honor atau insentif untuk RT. Mereka yang membantu pemerintah untuk mengetahui kondisi warganya. Seperti  pendataan Masyarakat Berpengasilan Rendah (MBR) juga dilakukan RT tetapi supaya lebih cermat dan tepat sasaran,” lanjut dia.
 
Eri berharap ke depan warga yang duduk sebagai RT, RW, dan LPMK merupakan orang-orang pilihan. Artinya, bukan sekedar warga yang hanya mengisi kekosongan jabatan.
 
"Saya berharap ada sinergi pemerintah dan masyarakat. Karena RT, RW, dan LPMK yang bisa mendata UKM atau yang tergolong MBR, nantinya mereka yang akan menyejahterahkan masyarakat," katanya.
 
Semula RT menerima biaya operasional berjumlah Rp550 tiap bulan, kini menjadi Rp 1 juta. Berikutnya, untuk RW semula tiap bulan menerima Rp600 ribu, kini menjadi Rp1,250.000 ribu dan untuk LPMK yang semula Rp700 ribu menjadi Rp1,5 juta.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif