Salah satu sapi di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terserang PKM (ANTARA/Akhyar)
Salah satu sapi di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terserang PKM (ANTARA/Akhyar)

Ratusan Sapi di Lombok Tengah Terjangkit Wabah PMK

Nasional penyakit aneh Hewan Ternak penyakit menular sapi Lombok
Antara • 12 Mei 2022 12:56
Lombok: Ratusan ternak sapi di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) positif terserang virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
 
"Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Tengah telah menerima hasil sampel yang dikirim ke Laboratorium di Denpasar. Hasilnya positif PMK," kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Tengah Lalu Taufikurahman di Praya, Kamis, 12 Mei 2022.
 
Penyebaran virus PMK ini mulai meluas hingga di dua kecamatan. Sebelumnya, di Desa Kelebuh, Kecamatan Praya Tengah sebanyak 63 ekor, bertambah menjadi 150 ekor di Desa Puyung dan Desa Barejulat, Kecamatan Jonggat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Gejala yang dialami itu hampir sama, secara populasi ternak sapi itu suspek PMK," katanya.
 
Ia mengatakan dengan adanya kejadian itu, pihaknya bergerak cepat dengan melakukan pengobatan dan penyemprotan disinfektan guna mencegah penyebaran virus PMK ke hewan lainnya. "Sapi yang terkena PMK kita isolasi secara kelompok," katanya.
 
Baca: Masyarakat Diminta Tak Takut Konsumsi Daging dan Susu karena PMK
 
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan adanya wabah penyakit ternak yang mulai menyerang puluhan sapi di Lombok Tengah. Sehingga penyebaran virus PMK itu tidak meluas ke kecamatan lainnya.
 
"Kita juga akan memperketat akses keluar masuk ternak sapi di Lombok Tengah untuk mencegah penyebaran virus PMK tersebut," ujarnya.
 
Sebelumnya, puluhan ekor sapi di Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah diduga terkena virus dengan gejala yang hampir sama dengan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang sedang merebak di Jawa Timur.
 
Dari hasil pemeriksaan di lapangan terhadap yang diduga terkena PMK, gejala yang dialami, seperti adanya lelehan lendir dari mulut, hidung, luka di hidung, air liur berlebihan dan panas badan terlalu tinggi mencapai 37 derajat, deman serta diantara kuku kaki ada luka. Sehingga, tidak ada nafsu makan, yang mengakibatkan lema.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif