Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Gubernur DIY Minta Pelaku Kriminal Anak Tetap Dipidana

Ahmad Mustaqim • 04 April 2022 21:19
Yogyakarta: Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengatakan pelaku kejahatan yang membuat orang lain kehilangan nyawa harus dipidana. Meskipun pelakunya masih di bawah umur.
 
Pendapat Sri Sultan itu menyikapi kasus tewasnya seorang pelajar SMA swasta di Yogyakarta yang berusia 17 tahun pada Minggu dini hari, 3 April 2022. Pelajar inisial D tersebut tewas setelah dihantam benda tajam di bagian kepala.
 
"Saya kira karena pidana diproses saja. Kalau saya itu sudah berlebih," kata Sri Sultan di Yogyakarta Senin, 4 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pemuda Tewas di Yogyakarta Merupakan Anak Anggota Dewan
 
Sri Sultan mengatakan aparat penegak hukum harus bisa bergerak mengusut kasus itu. Ia menyebut tindakan itu bukan lagi kekerasan remaja, namun kriminal.
 
"Satu-satunya cara proses hukum. Meski (terduga pelaku) di bawah umur, ini pidana, (korban) sampai meninggal," jelasnya.
 
Menurut dia aparat sudah seharusnya bisa mengambil langkah agar kasus itu bisa sampai ke pengadilan. Meskipun, ia menyadari adanya pengecualian bagi pelaku pidana yang masih anak-anak. Baginya, itu akan menjadi ranah pengadilan.
 
"Kalau pidana begitu ada pengecualian ya bagaimana penegak hukum bisa mencari proses (sampai) di pengadilan," ungkapnya.
 
Selain itu ia mengkritik sejumlah orang tua yang tidak secara tegas atau ketat dalam mendidik anaknya. Ia menekankan bagaimana orang tua bisa mendidik anak agar tidak melanggar hukum.
 
"Kami tak bisa kalau orang tua tak bisa mengendalikan anak. Kalau melakukan sesuatu yang memaksa malah bisa melanggar hukum," ujarnya.
 
Sebelumnya seorang remaja 17 tahun inisial D tewas di Jalan Gedongkuning, Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta, pada Minggu dini hari, 3 April 2022. Dia sempat dibawa ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong akibat luka berat di bagian kepala. Belakangan diketahui D merupakan anak dari anggota DPRD Kebumen, Jawa Tengah.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif