Ilustrasi / Medcom.id
Ilustrasi / Medcom.id

Aktivitas Warga Banyuwangi Akan Dibatasi hingga Pukul 21.00 WIB

Amaluddin • 03 Juli 2021 16:41
Banyuwangi: Sebanyak 300 personel dikerahkan si beberapa titik strategis di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Langkah ini dilakukan selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat
 
"PPKM Darurat ini mempunyai target menurunkan kasus yang terkonfirmasi positif per harinya, kita laksanakan mulai hari ini," ucap Kapolresta Banyuwangi, AKBP Nasrun Pasaribu, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 3 Juli 2021.
 
Nasrun mengatakan, Kabupaten Banyuwangi tergolong pada level zona merah tiga bersama 27 kabupaten/kota lainnya di Jatim. Oleh karena itu, pihaknya akan menerapkan pembatasan aktivitas pada malam hari hingga 20 Juli 2021. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami juga imbau kepada masyarakat untuk mengakhiri aktivitas di luar rumah maksimal pukul 21.00 WIB," kata Nasrun.
 
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan ada beberapa poin diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) PPKM Darurat di Jawa dan Bali. Di antaranya pelaku perjalanan yang masuk ke Banyuwangi wajib menunjukkan kartu vaksinasi dan hasil tes swab.
 
"Khusus sopir kendaraan logistik dan transportasi barang dikecualikan dari ketentuan memiliki kartu vaksin. Ini demi keselamatan bersama, upaya menekan angka covid-19 harus menjadi prioritas," kata Ipuk. 
 
Kemudian, semua fasilitas umum seperti ruang terbuka hijau dan destinasi wisata akan ditutup sementara. Demikian pula kegiatan yang dapat menimbulkan keramaian, tidak diperbolehkan untuk digelar sementara.
 
Baca: PPKM Darurat, Pemkab Jepara Matikan PJU di Malam Hari
 
Semua aktivitas belajar-mengajar dilakukan secara daring dan rumah makan/restoran hanya boleh melayani pesan bawa pulang (take away). Adapun supermarket, pasar tradisional, dan swalayan yang menjajakan kebutuhan pokok dibuka hingga pukul 24.00, sedangkan apotek 24 jam.
 
"Detil aturan lainnya telah disosialisasikan kepada para pihak dan masyarakat, secara luas melalui berbagai unsur hingga kecamatan dan desa. Kami harap masyarakat ikut mematuhi aturan selama PPKM Darurat ini," ujar Ipuk.
 
(SYN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif