Tim gabungan tengah mengevakuasi enam korban tewas akibat tambang emas longsor di Kotabaru. (ANTARA/HO-BPBD/Hmas)
Tim gabungan tengah mengevakuasi enam korban tewas akibat tambang emas longsor di Kotabaru. (ANTARA/HO-BPBD/Hmas)

Berita Populer Daerah

Belasan Tewas Tertimbun Longsor Tambang Emas hingga Bocah Difabel Diperkosa Pria Disabilitas

Meilikhah • 28 September 2022 08:43
Jakarta: Sejumlah peristiwa terjadi sepanjang Selasa, 27 September 2022, dan beberapa di antaranya menjadi pemberitaan pada kanal Daerah medcom.id.
 
Peristiwa-peristiwa itu antara lain, insiden longsor tambang emas di Kotabaru, Kalimantan Selatan, yang menyebabkan korban jiwa.
 
Ada pula peristiwa memilukan yang menimpa bocah penyandang disabilitas menjadi korban pemerkosaan seorang pria yang juga berstatus difabel. Berikut ulasannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


1. Bocah Difabel di Bantul Diperkosa Lelaki Difabel Wicara
 
Seorang bocah warga Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, KIW jadi korban pemerkosaan. Bocah berusia 12 tahun diperkosa lelaki inisial BW, 52 tahun.
 
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana, mengatakan kasus itu terjadi di Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon pada Jumat, 23 September 2022. Ia mengatakan saat itu korban sedang beraktivitas di belakang rumah pelaku.
 
"Persetubuhan terjadi sekali," kata Jeffry saat dihubungi, Selasa, 27 September 2022.
 
Selengkapnya, di sini
 
2. 6 Korban Tewas Akibat Tambang Emas Longsor Berhasil Dievakuasi
 
Tim gabungan berhasil mengevakuasi enam korban meninggal dunia akibat tambang emas longsor di Desa Buluh, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
 
"Dari 11 korban yang sudah dievakuasi enam orang di antaranya meninggal dunia, dan lima orang mengalami luka-luka," kata Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru Hendra di Kotabaru, Selasa, 27 September 2022.
 
Hendra menjelaskan korban luka-luka kini dirawat di Puskesmas terdekat. 
 
Selengkapnya, di sini
 
3. Polisi Perkosa Anak Tiri Terancam 20 Tahun Bui
 
Oknum anggota Polres Cirebon Kota yang melakukan pemerkosaan terhadap anak tirinya, terncam hukuman berlapis. Pelaku terncam hukuman hingga 20 tahun penjara.
 
Kapolresta Cirebon Kombes Arif Budiman memastikan proses hukum yang dilakukan oleh Polresta Cirebon tidak tebang pilih. Pihaknya akan menerapkan keadilan yang seadil-adilnya.
 
"Pelaku terancam hukuman 20 tahun penjara, karena melanggar UU PKDRT dan UU kekerasan seksual," kata Arif, Selasa, 27 September 2022.
 
Selengkapnya, di sini
 
(MEL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif