Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto: Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto: Sekretariat Presiden

Ikut Bagi-Bagi Bansos di Sela Kunjungan Kerja, Presiden Disebut Mendegradasikan Diri

Whisnu Mardiansyah • 21 Januari 2024 16:54
Jakarta: Aksi Presiden Joko Widodo ikut turun langsung membagi-bagikan sembako saat kunjungan kerja ke daerah dinilai tidak etis. Diduga ada politisasi pembagian bansos di masa kampanye Pilpres ini. 
 
Presiden Jokowi kerap menggelar kegiatan bagi-bagi sembako di berbagai daerah, akhir-akhir ini. Salah satu kegiatan itu digelar usai melakukan peresmian Jembatan Cisadane A dan B, Kota Tangerang, beberapa waktu lalu. 
 
Presiden Jokowi juga membagikan paket sembako saat kunjungannya ke Gudang Bulog Klahang, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, baru-baru ini. 

"Pak Lurah kemarin mendegradasikan dirinya menjadi hanya bapaknya Samsul. Bukan Bapak bagi seluruh rakyat," cuit Anggota DPR Deddy Sitorus, baru-baru ini. 
 
Baca: Timnas Anies-Muhaimin: Jangan Bohongi Publik Bilang Bansos dari Jokowi

"Hari-hari ini, (Pak Lurah) turun kelas lagi menjadi sekedar petugas pembagi sembako," tambahnya. 
 
Namun, bukan rahasia lagi bila istilah 'Pak Lurah' kerap digunakan di media massa maupun media sosial untuk menyebut Presiden Jokowi, serta istilah 'Samsul' dipakai untuk menyebut Gibran Rakabuming Raka, putra Jokowi sekaligus Cawapres pasangan calon nomor 2. 
 
Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga yang juga Ketua Umum Partai Golkar meminta keluarga penerima manfaat bansos di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), berterima kasih kepada Presiden Jokowi. Ia juga memberikan bantuan beras seberat 10 kilogram.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News

Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(WHS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan