Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Provinsi Kepri dr Didi Kusmarjadi. (FOTO ANTARA/ Yuniati Jannatun Naim)
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Provinsi Kepri dr Didi Kusmarjadi. (FOTO ANTARA/ Yuniati Jannatun Naim)

5 Warga Kota Batam Positif Omicron

Nasional pandemi covid-19 riau islands Omicron Varian Omicron
Antara • 27 Januari 2022 14:09
Batam: Dinas Kesehatan Kota Batam menyatakan lima orang warga terdeteksi terpapar covid-19 varian Omicron. Ini berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) setempat.
 
"Perkembangan terakhir pada Kamis pagi ini, lima warga Batam terpapar covid-19 varian Omicron," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi di Batam, Kamis, 27 Januari 2022.
 
Ia menjelaskan dari lima warga terdeteksi Omicron itu, empat orang di antaranya telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI)  Pulau Galang. Sedangkan seorang lainnya sedang tahap evakuasi ke RSKI.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang empat orang, begitu positif saja tanpa keluar hasil Omicron, sudah kami kirim ke RSKI," katanya.
 
Baca: Antisipasi Omicron, Pemkot Cirebon Larang ASN Kunker ke Jakarta
 
Sedangkan seorang lainnya adalah warga Batam yang terkonfirmasi positif covid-19 saat pemeriksaan kesehatan guna ikut dalam tim penjemputan Presiden Joko Widodo di Bintan, awal pekan ini. Karena terkonfirmasi positif covid-19, warga tersebut tidak bisa ikut tim Presiden, dan kembali ke Batam menjalani isolasi mandiri di kediamannya.
 
"Yang bersangkutan dipulangkan ke Batam, tanpa notifikasi ke kami, jadi kami tidak tahu ada kasus positif yang pemeriksaannya di Bintan, sehingga tidak evakuasi ke RSKI," kata dia.
 
Setelah diketahui Omicron, katanya, tim langsung mencari kediamannya dan mengevakuasinya ke RSKI Pulau Galang. Sementara itu, dari lima warga tersebut, seorang di antaranya baru pulang dari perjalanan luar kota. Sedang empat lainnya merupakan penularan lokal.
 
Pada kesempatan itu, Kepala Dinas meminta warga tidak khawatir berlebihan dengan penyebaran Omicron di Batam. "Gejalanya ringan, atau tanpa gejala. Cuma karena begitu mudah menular, itu yang dikhawatirkan," demikian Didi Kusmarjadi.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif