Ratusan calon penumpang di Pelabuhan Teluk Batang gagal berangkat dikarenakan kapal motor  yang tersedia penuh pada puncak arus balik Lebaran Idul Fitri 2022, Sabtu kemarin (7/5). (Foto ANTARA/Rizal)
Ratusan calon penumpang di Pelabuhan Teluk Batang gagal berangkat dikarenakan kapal motor yang tersedia penuh pada puncak arus balik Lebaran Idul Fitri 2022, Sabtu kemarin (7/5). (Foto ANTARA/Rizal)

Ratusan Calon Penumpang KM Teluk Batang-Pontianak Gagal Berangkat

Nasional hari raya idul fitri Kalimantan Barat Lebaran 2022 Info Mudik
Antara • 08 Mei 2022 11:11
Pontianak: Ratusan calon penumpang di Pelabuhan Teluk Batang gagal berangkat dikarenakan kapal motor yang tersedia penuh pada puncak arus balik Lebaran Idulfitri 2022, Sabtu, 7 Mei 2022.
 
"Saya tidak kebagian tiket lagi, karena penumpang yang mau ke Pontianak sangat ramai sekali, jadi saya memilih untuk pulang lagi ke Sukadana," kata Dea, salah seorang calon penumpang yang gagal berangkat ke Pontianak di Dermaga Teluk Batang, Minggu, 8 Mei 2022.
 
Dia menjelaskan, enam unit kapal motor yang disediakan tidak bisa menampung pemudik yang akan pergi ke Pontianak. Akibatnya terjadi penumpukan penumpang di Pelabuhan Teluk Batang yang didominasi oleh mahasiswa atau mahasiswi asal Kabupaten Kayong Utara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Rencananya saya hari ini berangkat lagi ke Pelabuhan Teluk Batang lebih awal agar bisa kebagian tiket kapalnya," ujar dia.
 
Baca juga: One Way di Simpang Gadog Bogor Situasional
 
Untuk mengatasi hal tersebut pemerintah daerah setempat melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Kayong Utara telah menyediakan armada yang lebih besar untuk mengangkut penumpang yang tidak kebagian tiket pada Sabtu.
 
"Sudah kami upayakan sekarang, armada besar sekarang, untuk itu saya sudah ada di lokasi pelabuhan," kata Staf Pengelola Sarana Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Kayong Utara, Mulyo Hariono
 
Pihaknya terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan serta mengutamakan keselamatan penumpang yang akan berangkat baik kelayakan kapal motor dan maksimum kapasitas angkutan dari armada angkutan sungai tersebut.
 
"Sebelum kapal motor berangkat petugas kami melakukan pengecekan, yang utama tersedianya alat keselamatan seperti baju pelampung, pemadaman kebakaran, dan kelengkapan alat apung," jelasnya.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif