Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Foto: Istimewa)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Foto: Istimewa)

Khofifah Prihatin Pemkot Surabaya Diduga Telantarkan Pasien Covid-19

Nasional Virus Korona
Amaluddin • 18 Mei 2020 21:15
Surabaya: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, menyayangkan tindakan tim KMS 112 (command center Pemerintah Kota Surabaya) yang diduga menelantarkan 39 pasien rujukan terindikasi covid-19 di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Soetomo.
 
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan semestinya hal itu tak terjadi apabila Pemkot Surabaya mematuhi mekanisme sistem rujukan pasien.
 
"Masing-masing lembaga itu ada komandannya, punya (aturan) tertib adiministrasi. Kasihan juga pasien ditaruh begitu saja, kemudian ditinggal," ujar Khofifah, di Surabaya, Senin, 18 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:70.140 liter Air Bersih Didistribusikan di Nagekeo
 
Khofifah meminta setiap tim penanganan pasien covid-19 paham aturan. Termasuk menghormasti instusi lain dalam melakukan tindakan.
 
"Sehingga tidak mengantar (pasien) kemudian taruh sana (begitu saja). Ini rumah orang, loh. Institusi ada yang memimpin, punya mekanisme, tolong, supaya masing-masing kita saling menjaga, saling mencari solusi dalam situasi seperti ini," kata Khofifah.
 
Ia pun mengingatkan tentang Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, terutama soal koordinasi antardaerah.
 
"Karena itu, saya ingin mengajak kita semua mari menjaga tata krama kehidupan," ujar Khofifah.
 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif