Pendistribusian air bersih di Nagekeo, NTT. Istimewa
Pendistribusian air bersih di Nagekeo, NTT. Istimewa

70.140 liter Air Bersih Didistribusikan di Nagekeo

Nasional Virus Korona
Medcom • 18 Mei 2020 20:37
Kupang: Yayasan Plan Internasional Indonesia (Plan Indonesia) mendistribusikan lebih dari enam juta liter air bersih secara gratis ke 81 dusun di 29 Desa di Kabupaten Nageko, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pendistribusian air bersih dilakukan mulai Mei - Juni 2020.
 
"Kegiatan ini meliputi penyediaan 122 tandon air yang terus terisi, sehingga mempermudah masyarakat dalam mengambil air bersih untuk kebutuhan sehari-hari," ujar Program Implementation Area Manager Plan Indonesia di Flores, Eka Hadiyanto, Senin, 18 Mei 2020.
 
Dia menerangkan Kabupaten Nagekeo merupakan salah satu wilayah yang masih mengalami krisis air bersih. Warga Kabupaten Nagekeo harus membeli atau mengambil air di embung penampung air yang bercampur dengan kotoran ternak, setiap musim kemarau.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Eka melanjutkan padahal kini, masyarakat membutuhkan akses sarana cuci tangan menggunakan air bersih dan sabun untuk mencegah penularan virus korona (covid-19).
 
Dia mengungkap Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2007, menyebutkan hampir 50 persen rumah tangga mengalami kesulitan air bersih pada musim kemarau.
 
Baca:Tasikmalaya Berencana Perpanjang PSBB hingga 29 Mei
 
Kemudian, hasil Riskesdas 2010, menunjukkan 42 persen penduduk di NTT hanya menggunakan 20 liter air per orang per hari. Hal itu menempatkan NTT pada urutan pertama dalam pemanfaatan air di Indonesia.
 
"Penting bagi anak dan kaum muda untuk mengerti dan menjaga kebersihan sehari-hari, bukan hanya untuk melindungi diri mereka melainkan orang tua yang lebih rentan terpapar COVID-19," jelas Eka.
 
Dia mengungkap pendistribusian air bersih untuk menunjukkan dukungan kepada pemerintah dan masyarakat dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19. Eka menjelaskan bantuan distribusi air bersih merujuk pada Standard Operating Procedure (SOP) dari fase pendataan penerima manfaat, persiapan distribusi, pelaksaan distribusi hingga evaluasi setelah distribusi.
 
"Seluruh tim respons telah diberikan pelatihan terkait distribusi sesuai dengan SOP situasi pandemi covid-19 dan kode etik Plan Indonesia," lanjut Eka.
 
Dukungan Plan Indonesia terhadap Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan bagian dari rangkaian upaya pencegahan penyebaran covid-19 di Nusa Tenggara Timur. Plan Indonesia telah mendistribusikan 31.556 paket kebersihan diri dan 25.128 poster informasi tentang pencegahan covid-19 di tiga kabupaten dampingan di NTT yang meliputi Timor Tengah Selatan (TTS), Lembata dan Nagekeo, pada April lalu.
 

(LDS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif