NEWSTICKER
Kepala Sub Bagian hukum dan Humas RSUP Sardjito Banu Hermawan (kanan). (Foto: Medcom.id/Patricia)
Kepala Sub Bagian hukum dan Humas RSUP Sardjito Banu Hermawan (kanan). (Foto: Medcom.id/Patricia)

Balita Meninggal di RS Sardjito karena Korona Hoaks

Nasional Virus Korona
Ahmad Mustaqim • 17 Maret 2020 17:46
Yogyakarta: Pasien balita yang positif virus korona di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta sempat dikabarkan meninggal. Otoritas RSUP Dr Sardjito memastikan kabar tersebut hoaks.
 
“Saya banyak dikonfirmasi masyarakat adanya balita meninggal dari RS Sardjito. Kami menyatakan itu berita tidak benar,” kata Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, Banu Hermawan, Selasa, 17 Maret 2020.
 
Ia menjelaskan, pasien balita positif korona tersebut dalam kondisi baik. Pasien tidak lagi demam, batuk, pilek, maupun sesak napas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Banu menambahkan kepastian itu bahkan didapatkan dari hasil uji laboratorium kedua, yang menyatakan pasien itu negatif korona. Kendati demikian, pasien diharuskan menjalani satu kali lagi uji laboratorium guna menguatkan status negatif korona.
 
Baca juga:Pemda DIY Bentuk Gugus Tugas Penanganan Virus Korona
 
“Kami belum bisa memastikan karena secara periodik masih mengirim sampel pasien ke Balitbangkes. Harapannya selama 14 hari masa isolasi bisa menjadikan hasil lebih baik,” ujarnya.
 
Menurut dia, virus korona tak serta-merta menular ke orang yang terlibat kontak langsung. Dua orang tua balita yang sempat di ruang isolasi bahkan dinyatakan negatif.
 
“Orang tua tidak tertular (virus korona dari) pasien,” jelas Banu.
 
Ia meminta publik tak mudah mempercayai kabar yang belum terverifikasi di lapangan, apalagi dari media sosial. Banu mengingatkan hoaks bakal merugikan masyarakat.
 
“Jangan langsung menyebarkan hoaks karena akan merugikan masyarakat sendiri. Kalau masyarakat tenang dan tak mudah percaya (hoaks) bisa meningkatkan kondisi tubuhnya,” pungkasnya.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif