Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa/Medcom.id/Amal.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa/Medcom.id/Amal.

Pengajuan PSBB di Jatim Harus Dilengkapi Rencana Aksi

Nasional Virus Korona jawa timur virus corona PSBB
Amaluddin • 08 April 2020 06:20
Surabaya: Pengajuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jawa Timur tak bisa sembarangan. Daerah yang ingin mengajukan status itu wajib menyetor rencana aksi atau plan of action.
 
"Kalau kita melihat kondisi geografis, sosial, dan ekonomi, Jatim tidak bisa dipisahkan antar satu daerah dengan daerah lain. Kecuali daerah Pacitan," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa, 7 April 2020.
 
Baca:Persiapan Pemda Harus Matang Sebelum Menerapkan PSBB

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mencontohkan konektivitas antara Surabaya, Madura, Gresik dan Sidoarjo. Kota dan kabupaten itu saling berkaitan dan daerah pemohon PSBB harus menakar dampak tersebut.
 
Khofifah meminta rencana aksi dengan melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). "Plan of action ini adalah salah satu yang akan diminta Kementerian Kesehatan untuk siapa saja yang akan melakukan PSBB," kata dia.
 
Dia mengaku telah berkoordinasi dengan Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dan para gubernur di seluruh Jawa serta organisasi perangkat daerah (OPD). Dalam rapat koordinasi virtual itu, dibahas pedoman transportasi publik ketika menerapkan PSBB.
 
"Dalam hal ini tidak bisa Jatim dipersandingkan dengan DKI Jakarta. Karena PSBB DKI Jakarta itu efektif kalau masuk area Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi," katanya.
 
Khofifah mengaku terus berkoordinasi dengan seluruh bupati/wali kota di Jatim melalui grup WhatsApp. Khofifah berharap daerah yang ingin menerapkan PSBB, telah mengkaji dan menyiapkan rencana aksi secara matang dan mendalam.
 
"Semua harus sudah dikalkulasi, kapasitas kemampuan daerah kabupaten/kota maupun Pemprov. Sampai saat ini, kami belum ada daerah di Jatim yang mengajukan PSBB," kata dia.
 

(ADN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif