Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf menjengkuk pasien keracunan. MI/Kristiadi
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf menjengkuk pasien keracunan. MI/Kristiadi

Korban Keracunan Nasi Kuning di Tasikmalaya Jadi 205 Orang

Nasional keracunan keracunan makanan
Media Indonesia.com • 10 Oktober 2020 09:23
Tasikmalaya: Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya mencatat korban keracunan massal di Kecamatan Mangkubumi, Tasikmalaya, Jawa Barat, mencapai 205 orang. Puluhan korban masih menjalani perawatan.
 
Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Titie Purwaningsih, mengatakan warga yang keracunan nasi kuning tingkat ringan dan sedang dirawat di puskesmas, klinik dan ruang kelas SDN Puspasari. Sedangkan keracunan tingkat berat dirujuk di rumah sakit.
 
"Ketersediaan kapasitas kamar di rumah sakit terbatas, maka yang gejala ringan dan sedang dirawat di puskesmas, klinik dan di ruang kelas," kata Titie, Sabtu, 10 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menerangkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya telah menyiapkan 100 pelbet. Sementara itu, Dinas Sosial Tasikmalaya juga menyiapkan dapur umum dan relawan.
 
"Tenaga medis juga disiapkan," imbuhnya.
 
Baca:Dugaan Penyebaran Covid-19 dari Korban Keracunan di Tasikmalaya Ditelusuri
 
Dia mengungkap, sebanyak 50 pasien dirawat di SDN Puspasari, 125 orang berobat jalan, empat orang dirawat di Puskesmas Karanganyar, empat orang dirawat di klinik swasta, dan satu orang dirawat di RS TMC. Sedangkan 23 orang dirujuk ke RSUD dr Soekardjo karena dehidrasi.
 
"Keracunan nasi kuning dan snack secara massal itu terjadi setelah warga di 12 kampung menghadiri undangan syukuran ulang tahun anak pengusaha setempat," jelasnya.
 
Dia menyebut, warga yang tidak menghadiri acara pun mendapat nasi kuning dan snack. Titie memperkirakan orang yang mengonsumsi nasi kuning dan snack 500 orang.
 
Dari 205 orang yang keracunan rinciannya 25 balita, 57 anak, 105 dewasa dan 18 lansia dari 12 kampung. Dari 205 orang itu, 125 orang mengalami gejala ringan, 56 orang keracunan tingkat sedang, dan 24 orang tingkat berat.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif