Pelaksanaan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) dosis dua di wilayah Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur/Dok. Polres Batu.
Pelaksanaan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) dosis dua di wilayah Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur/Dok. Polres Batu.

2 Ribu Ternak di Ngantang Malang Sudah Divaksinasi PMK Dosis 2

Daviq Umar Al Faruq • 08 Agustus 2022 13:06
Batu: Sebanyak 2.005 ekor hewan ternak di wilayah Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, telah disuntik vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) dosis dua. Ribuan hewan ternak tersebut berasal dari empat desa.
 
Empat desa itu, yakni Desa Pagersari, Desa Pandansari, Desa Sidodadi dan Desa Banturejo. Sementara itu, Kapolsek Ngantang, AKP Hanis, mengatakan Ngantang memiliki target vaksinasi mencapai 2.200 ekor.
 
"Terima kasih para petugas Tim Vaksinator dan para petugas lapangan yang gigih dan tak kenal lelah membantu para peternak kita,” kata Hanis, Senin, 8 Agustus 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hanis menerangkan sebanyak 11 tim vaksinator diterjunkan untuk melaksanakan vaksinasi PMK dosis dua ke hewan ternak di empat desa di wilayah Kecamatan Ngantang. Rinciannya, Desa Pagersari 301 ekor, Desa Pandansari 395 ekor, Desa Sidodadi 1.109 ekor, dan Desa Banturejo 200 ekor.
 
"Dalam pelaksanaan vaksinasi, tim vaksintor menggunakan vaksin merk Aftopor, satu vial isi 200 mililiter," ujarnya.
 
Sementara itu, Polres Batu hingga saat ini terus melakukan pemantuan arus lalu lintas dan pemantauan kendaraan yang membawa hewan ternak. Salah satunya dilakukan oleh jajaran Polsek Junrejodi Pos Pemantauan PMK di Balai Desa Junrejo Kota Batu, Senin, 8 Agustus 2022.
 
Baca: Ternak Dijual, Pemkab Sleman Kesulitan Mendata untuk Vaksinasi PMK

Kapolsek Junrejo Iptu Anton Hendri, mengatakan anggotanya memantau kendaraan yang mengangkut hewan ternak. 
 
"Petugas penjagaan malakukan pemantauan arus lalin, menghentikan kendaraan yang  mengangkut hewan ternak dan memeriksa hewan ternak yang diangkut apakah mengalami gejala mengidap PMK atau tidak," kata Hendri.
 
Hendri menegaskan, wabah PMK belum sepenuhnya hilang. Sehingga ia meminta kepada setiap pedagang hewan ternak melaporkan kepada petugas atau tim Satgas PMK ketika kendaraan pengangkut ternak yang akan memasuki wilayah Kota Batu.
 
(NUR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif