Kepala Kanwil Kemenkum HAM DIY, Imam Jauhari (kanan) dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Wirogunan Yogyakarta, Senin, 15 Agustus 2022. Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Kepala Kanwil Kemenkum HAM DIY, Imam Jauhari (kanan) dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Wirogunan Yogyakarta, Senin, 15 Agustus 2022. Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Ribuan Narapidana Lapas Wirogunan Diganjar Remisi, 29 Orang Bebas

Ahmad Mustaqim • 15 Agustus 2022 17:05
Yogyakarta: Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengganjar ribuan narapidana dengan remisi hari ulang tahun (HUT) ke 77 Kemerdekaan Indonesia. Beberapa di antara bebas langsung.
 
"Ada sebanyak 1.070 narapidana yang mendapat remisi umum I (potongan masa tahanan) dan 29 narapidana remisi umum II atau bebas langsung," kata Kepala Kanwil Kemenkumham DIY, Imam Jauhari di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Wirogunan Yogyakarta, Senin, 15 Agustus 2022.
 
Ia mengatakan ribuan narapidana yang mendapat remisi berasal dari lapas yang ada di bawah naungan Kemenkumham DIY. Rinciannya, 303 napi dari Lapas Kelas IIA Wirogunan, 362 narapidana Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta, 117 narapidana Lapas Kelas IIB Cebongan Sleman, 94 narapidana Lapas Kelas IIB Wonosari Gunungkidul, 94 narapidana Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta, 6 narapidana dan 5 anak dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Yogyakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, 50 narapidana Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Yogyakarta, 39 narapidana Rumah Tahanan Kelas IIB Bantul, dan 29 narapidana Rumah Tahanan Kelas IIB Wates Kulon Progo. Ribuan narapidana berasal dari berbagai macam kasus.
 
"Dari sebanyak 1.099 narapidana yang dapat remisi, berasal dari tindak pidana khusus sebanyak 286 orang," kata dia.
 
Baca: 11.275 Narapidana di Sumsel Dapat Remisi Hari Kemerdekaan
 
Imam melanjutkan, rincian tindak pidana narapidana yang diberi remisi, yakni narkotika 274 orang, pencucian uang 7 orang, korupsi 4 orang, dan perdagangan manusia satu orang. Ia menyatakan besaran remisi berkisar satu hingga enam bulan sesuai Keputusan Presiden Nomor 174 Tahun 1999.
 
Sementara, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan remisi itu akan diberikan pada 17 Agustus atau tepat peringatan HUT ke 77 Kemerdekaan Indonesia. Ia berpesan agar narapidana yang bebas langsung tidak mengulang tindakan pelanggaran hukum.
 
"Harapan saya bagi mereka yang nanti tanggal 17 Agustus balik ke keluarga bisa mengubah perilakunya. Bisa membangun keluarga baru," ujar Sultan.
 
(NUR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif